
| Selasa, 6 Januari 2004 | Olahraga |
Pemasukan Tiket Rp 205 JutaSEMARANG- Kendati masih terjadi kebocoran di sejumlah pintu, panitia pertandingan PSIS ternyata mampu mengumpulkan pemasukan kotor sebesar Rp 205 juta dari partai perdana Liga Indonesia melawan Persipura Jayapura di Stadion Jatidiri, Minggu lalu. Namun hasil tersebut dinilai belum maksimal, karena 19.000 lembar tiket yang dicetak masih tersisa, sementara stadion jelas penuh sesak. Diperkirakan banyak penonton yang masuk tanpa tiket, mengingat kapasitas Stadion Jatidiri mencapai 21.000 penonton. ''Beberapa bendel tiket tersisa, sementara kapasitas stadion ini mencapai 21.000 penonton. Kebocoran seperti tahun lalu masih terjadi seperti di pintu A, B dan C,'' tutur Bendahara Panitia Pertandingan, Nanang, sore kemarin. Menurut pengamatannya, penonton yang mbrobos itu memanfaatkan kesempatan ketika ratusan petugas keamanan masuk ke dalam stadion. ''Petugas pintu tidak bisa mencegah, karena mereka masuk dengan cara menyelinap di antara petugas.'' Turun Drastis Dia menjelaskan, pemasukan sebesar Rp 205 juta itu masih kotor, karena harus dikurangi dulu dengan biaya penyelenggaraan yang jumlahnya mencapai Rp 80 juta, termasuk sewa lapangan Rp 6 juta. ''Harga itu belum termasuk sewa lampu.'' Nanang memprediksi, pemasukan Rabu besok akan berkurang karena pertandingan disiarkan langsung oleh Antv. Hal itu didasarkan pada pengalaman musim-musim sebelumnya. Setiap ada siaran langsung, jumlah penonton selalu turun drastis. ''Apalagi hari Rabu bukan hari libur, sehingga dengan adanya siaran langsung tersebut akan sangat berpengaruh pada jumlah penonton. Dari dulu, setiap ada siaran langsung penontonnya sangat sedikit,'' kata Nanang. (C16-77) |