
| Selasa, 6 Januari 2004 | Berita Utama |
Pemilu 2004Wapres: Pemerintah Jamin Pemilu AmanJAKARTA - Pemerintah menjamin pemilu mendatang akan berlangsung aman dan tidak akan diwarnai gangguan berarti sebagaimana dikhawatirkan beberapa pihak. Apalagi, TNI dan Polri meyakinkan, di daerah rawan konflik seperti Aceh pun pemilu akan dapat dilaksanakan dengan aman. Hal itu diungkapkan Wakil Presiden Hamzah Haz menjawab wartawan sebelum mengikuti sidang kabinet di Gedung Utama Setneg, Senin (5/1). Keyakinan Hamzah yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan diperkuat dengan adanya kesepakatan 24 partai politik peserta pemilu 2004 di Mabes Polri baru-baru ini untuk bersama-sama mengamankan pelaksanaan pesta demokrasi. ''Itu langkah awal. Saya kira tidak ada satu pun parpol yang ingin membuat suatu kondisi yang menyebabkan Pemilu itu terganggu,'' katanya. Meskipun demikian, Wapres tetap mengharapkan upaya yang maksimal dari pihak keamanan dalam hal ini Polri yang dibantu TNI. Dengan itu semua, pemerintah bisa menjamin bahwa rakyat akan dapat menggunakan hak pilih mereka dengan aman.''Pemerintah bisa beri jaminan keamanan pada rakyat termasuk proses pemilu.'' Meskipun beberapa daerah masih rawan dengan konflik, Hamzah berkeyakinan, secara bertahap keadaan dapat dipulihkan. Sekarang pun pemerintah terus berusaha menciptakan kondisi itu. Termasuk menjaga kestabilan ekonomi dan kelangsungan dunia usaha. Soal Panwas Pemilu yang sedang memproses pelanggaran-pelanggaran pemilu, Hamzah mempersilakan saja, termasuk jika partainya dinilai sebagai salah satu parpol yang melakukan pelanggaran. Itu dikemukakannya terkait dengan acara PPP yang menggelar gerak jalan massal menggunakan atribut partai. ''Silakan saja (dianggap melanggar). Kita lihat dulu, kan ada mekanismenya.'' Tentang atribut yang digunakan para peserta gerak jalan, Hamzah berpendapat, hal itu tak perlu dipersoalkan. Sebab, dalam acara itu tak ada pidato yang sengaja mengajak orang lain dengan provokasi,'' tegasnya. (A20-29e) |