
| Selasa, 6 Januari 2004 | Semarang & Sekitarnya |
Pabrik Alat Pendingin Dibobol Maling
GENUK -PT Porkka yang bergerak di bidang industri alat pendingin di Jalan Raya Terboyo Megah 15, dibobol maling. Akibatnya, sembilan CPU, satu unit mesin printer dan uang Rp 1 juta milik perusahaan, raib dari tempatnya. Peristiwa yang mengakibatkan kerugian mencapai puluhan juta rupiah itu kali pertama diketahui oleh seorang karyawan perusahaan, Agus Yuniarto (34), Senin (5/1). Karyawan yang tinggal di Pudakpayung itu saat hendak masuk kerja, mula-mula tidak melihat hal yang mencurigakan. Ketika membuka pintu dan melihat salah satu meja bergeser dari posisi sebelumnya, dia mulai curiga. Ketika diamati lebih cermat, teralis besi jendela sudah dalam kondisi terbongkar dan daun jendela terbuka. Beberapa barang berharga di dalam ruang kantor administrasi perusahaan diketahuinya raib. Barang-barang itu terdiri atas sembilan CPU, sebuah mesin printer dan uang sekitar Rp 1 juta. Dia kemudian melaporkan kasus itu ke atasannya. Diduga, pelaku melakukan aksinya dengan cara menjebol jendela. Pada lis jendela terdapat bekas tekanan benda keras di beberapa tempat. ''Kondisi teralis besi jendela seperti habis di potong,'' katanya, kemarin. Mengenai waktu peristiwa itu terjadi, dia tidak mengetahui secara persis. Dia menduga pencurian terjadi Sabtu (3/1) atau Minggu (4/1). Alasannya, Sabtu dan Minggu karyawan perusahaan libur. Hari sebelumnya, belum terjadi pencurian di ruang kerjanya. Louhan Hilang Salah seorang satpam perusahaan mengatakan, tidak ada yang mengetahui kejadian tersebut. Peristiwa itu diketahui satpam setelah ada laporan dari salah seorang karyawan, Senin pagi. ''Satpam tidak ada yang mengetahui, mungkin pelakunya menggunakan aji sirep,'' tuturnya. Kasus serupa (pencurian) menimpa toko penjual ikan louhan Hany Aquarium Jalan Hasanudin A/59. Akibatnya, pemilik toko, Juwono Cahya (41) warga Kuala Mas XIV, menderita kerugian 50 ikan louhan berbagai jenis, pompa air dan uang Rp 100.000. Peristiwa itu diketahui korban saat membuka toko, Senin (5/1), sekitar pukul 07.00. Dia melihat meja di dalam toko bergeser dan menjebol pintu dalam ruangan dan laci. Korban menduga, pelaku beroperasi dengan cara memanjat tebing. ''Pada pintu toko tidak ada yang rusak,'' katanya.(G5-73k) |