logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 6 Januari 2004 Semarang & Sekitarnya  
Line

IAIN Tak Larang Kampanye di Kampus

SEMARANG - Senat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Walisongo Semarang tidak menolak kampanye di kampus. Namun kampanye itu harus memiliki aturan.

''Keputusan senat, tidak ada larangan kampanye di kampus. Namun bukan kampanye yang konvensional dengan mengerahkan anggota partai, satgas, dan massa partai,'' kata Rektor IAIN Walisongo Semarang, Prof Dr H Abdul Djamil MA, Senin (5/1).

Dia mengatakan, kampanye tidak konvensional adalah partai memaparkan program untuk memperbaiki bangsa Indonesia di segala bidang, baik menyangkut ekonomi, sosial, budaya, maupun politik.

''Kampaye harus bersifat dialogis, elegan, dan cerdas. Bisa saja bentuknya berupa diskusi atau seminar.''

Dengan model kampanye semacam itu, dia berharap partai tidak hanya mengumbar janji.

Partai harus mempertanggungjawabkan konsep di hadapan akademisi.

''Selama ini kampanye hanya bersifat monologis.''

Janji Kosong

Dia mengimbau partai tidak mengisi kampanye dengan janji kosong.

Kelak, pada saat partai itu memaparkan visi dan misi bisa ditanggapi langsung oleh akademisi.

''Kampanye tersebut tentu hanya diikuti warga kampus,'' kata dia.

Kampanye model itu, kata dia, pernah digelar IAIN Walisongo saat pemilihan Wali Kota Semarang.

Kampanye itu mendapat tanggapan antusias dari warga kampus.

Dia menyatakan belum mendengar ada mahasiswa menolak gagasan itu.

Meski ide itu baik, jadi dilakukan atau tidak tergantung pada warga kampus. (H3-84g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA