logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 6 Januari 2004 Jawa Tengah - Kedu & DIY  
Line

''Yang Gagal Naik Haji Dijamin Pemerintah''

YOGYAKARTA - Calon haji asal Kota Yogyakarta yang gagal berangkat ada 124 orang, sedangkan total yang berangkat pada tahun ini 565 orang. Para calon haji yang tak bisa berangkat tak perlu khawatir karena jika sudah masuk daftar kuota pasti mereka dapat berangkat pada tahun depan.

''Kami berharap para calon haji yang gagal berangkat itu bersabar karena pada tahun depan pasti bisa berangkat,'' kata Kepala Kantor Departemen Agama Kota Yogyakarta Drs Sukiman kepada wartawan di Gedung DPRD Kota, Sabtu (3/1) lalu, di sela-sela pelepasan dua anggota DPRD Kota yang akan berangkat haji. Dua orang tersebut yaitu Hatta dan Suwandono.

Sukiman mengatakan, pemerintah menjamin calon haji yang tertunda keberangkatannya. Mereka otomatis akan berangkat pada musim haji yang akan datang.

Bahkan, jika nanti ada perubahan nilai uang, para calon haji itu tidak akan terkena perubahan tersebut. Jika biaya keberangkatan haji musim depan naik, mereka tidak akan menanggung kenaikannya. Pemerintah akan menanggung sisa kekurangan jika ada perubahan biaya.

''Sebaliknya, jika biaya atau kurs dolar turun, mereka bisa mengambil sisanya,'' kata dia.

Bahkan, jika para calon haji itu tidak mendaftar lagi, mereka tetap akan diberangkatkan pada musim haji depan. Sebab, saat ini Depag sudah memiliki daftarnya. Depag nanti akan menentukan mekanisme selanjutnya mengenai calon haji yang belum bisa berangkat tersebut.

Mengenai masih adanya upaya Pemerintah Pusat untuk meminta tambahan kuota, Sukiman enggan memberikan jawaban. Sebab, hingga kini belum ada kepastian soal itu.

Sukiman juga mengharapkan para calon haji yang gagal berangkat tetap tenang. Malah, pada musim haji tahun depan mereka bisa mengajak kerabat mereka untuk berangkat bersama-sama. Bisa saja kerabat atau keluarganya berangkat bersama-sama, asal pendaftarannya dilakukan sejak awal. (D19-76e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA