logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 6 Januari 2004 Budaya  
Line

Model Cilik yang Sarat Prestasi

PURWOKERTO-Menimba karier jadi foto model, sebaiknya memang harus dimulai sejak dini. Sebab, bakat yang terpendam dipadu dengan kemauan dan tekad yang kuat untuk terus maju dan berkembang, menjadi kunci penentu untuk bisa meraih kesuksesan.

Hal seperti itulah, yang kini dialami oleh Carla Puspita Sendi Widodo (10) -akrab disapa Lala-, pelajar kelas IV SDN Ledug I Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Menurut Ny Wiwik, ibu Lala, tercatat sejak usia balita ( 3 tahun) hingga sekarang sudah sepuluh penghargaan diraih Lala dalam berbagai kejuaraan resmi dan terbuka yang melibatkan peserta dari berbagai daerah.

Penghargaan itu, belum termasuk yang didapatkannya dari event-event skala kecil. ''Semua itu, diraihnya dari peragaan dia sebagai foto model. Penghargaan itu, diperoleh tidak hanya untuk tingkat lokal eks Karesidenan Banyumas saja, melainkan juga tingkat Jateng dan DIY,'' ceritanya.

Singkirkan 229 Pesaing

Bukti prestasi itu, di antaranya -tambah Andi Widodo, sang bapak- diperoleh dari menjadi juara I balita ceria Nutricia 1997 (penghargaan kali pertama) di Semarang; dan terakhir, 28 Desember 2003 lalu, bocah berparas cantik tersebut meraih juara I Top Model Perwira Busana Pesta 2003 dalam rangka Purbalingga Expo 2003 yang diselenggarakan untuk memperingati HUT kabupaten tersebut.

Dalam kejuaraan yang diselenggarakan oleh Pusat Informasi dan Konsultasi Dinas Pariwisata Kabupaten Purbalingga bekerja sama dengan Talenta Emas pimpinan R Fandy DS, Lala berhasil menyingkirkan sekitar 229 peserta lain yang menjadi saingannya. Penampilannya saat itu, dinilai sangat luar biasa.

''Dari penguasaan panggung, dandanan, kreasi busana yang dipakai, gaya, sampai ekpresinya, meraih angka penuh dibanding peserta lain. Bahkan sempat memukau penonton'' ujar R Fandy DS mengomentari.

Atas prestasi itu, dia berhak menerima trofi dan uang pembinaan yang langsung diberikan Mbak Ayu Jateng 2003, yang akrab dipanggil dengan Tiya. Dia datang secara khusus untuk melihat dan menilai penampilan foto-foto model cilik, yang tengah meniti karier menjadi foto model profesional.

Lala, bocah kelahiran 4 Desember 1994, itu kini tinggal di Jalan Pelopor Perum Ledug Purwokerto. Semua prestasi yang diraihnya, tidak lepas dari peran dan dorongan kedua orang tuanya, bimbingan rekan-rekannya di Gamosa (Gabungan Model Satria) Purwokerto, dan pembina model Totok Sahak Semarang.

''Teman-teman dan pihak sekolah juga mendukung. Sehingga saya tak ragu lagi. Siapa tahu nanti saya jadi foto model beneran,'' ucap Carla kepada Suara Merdeka kemarin. (G22-41)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA