logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 3 Januari 2004 Olahraga  
Line

Calo Cegah PeredaranTiket Palsu

  • Hanya Cetak 19 Ribu Tiket

SEMARANG - Kehadiran para calo tiket dianggap menguntungkan panitia penyelenggara pertandingan-pertandingan PSIS dalam KLI X di Stadion Jatidiri Semarang. Di samping memasarkan tiket, mereka juga bisa ikut mewaspadai beredarnya tiket palsu.

Apalagi pertadingan PSIS melawan Persipura, Minggu besok digelar pada hari libur. Lebih-lebih partai itu merupakan partai perdana, sehingga potensial dipadati penonton seperti pada kompetisi sebelumnya.

''Musim lalu peredaran tiket palsu pernah kami bongkar. Hasil itu merupakan peran besar dari para calo yang melaporkan ke pihak kami. Jadi mereka bisa mengantisipasi peredaran tiket palsu,'' tutur Ketua Panitia Pelaksana, Ir Dedi Satria kepada wartawan.

Disebutkannya, ada 50 calo resmi. Mereka diwajibkan minimal membeli 50 lembar tiket yang harus dibayar kontan dengan mendapat potongan sebesar lima persen. ''Kalau tidak laku, itu risiko mereka sendiri. Tiket yang sudah dibeli tidak boleh dikembalikan,'' tandasnya.

19 Ribu Lembar

Kapasitas Stadion Jatidiri 21.000 penonton, tetapi pihak panitia hanya mencetak 19.000 lembar tiket. Sesuai dengan aturan PSSI, tiket yang harus dicetak menggunakan formula kapasitas stadion dikurangi 2000. Dengan mekanisme ini diharapkan para penonton bisa duduk nyaman menyaksikan kesebelasan kesayangannya bertanding.

Namun yang sering terjadi tidak demikian. Penonton tetap berdesak-desakan, bahkan sampai meluber ke pinggir lapangan. ''Itu bisa saja terjadi karena masih sering terjadi kebocoran tiket di berbagai pintu. Saya sudah berusaha mengantisipasi, namun kenyataannya masih seperti itu.''

Musim lalu, panitia pernah mencapai rekor pemasukan, ketika PSIS menjamu Arema Malang. Saat itu diperoleh pemasukan sebesar Rp 222 juta. Namun untuk pertandingan besok, target panitia hanya Rp 180 juta.

''Akhir-akhir ini daya beli makin menurun,'' ujar Dedi yang sering menjadi penyelenggara kejuaraan-kejuaraan balap sepeda motor dan mobil itu. (C16-22n)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA