
| Sabtu, 3 Januari 2004 | Olahraga |
Sasi Kirono dan Purwanto Tak Bisa TampilSEMARANG - Sehari menjelang pertandingan, kondisi tim PSIS benar-benar memprihatinkan. Beberapa pemain pilarnya dipastikan tidak bisa turun saat berhadapan dengan Persipura Jayapura di Stadion Jatidiri, Minggu sore besok. Dua pemain barunya, striker Purwanto dan pemain belakang Sasi Kirono yang digadhang-gadhang bisa tampil, ternyata tidak bisa dimainkan. Itu diputuskan setelah Dokter Tim, Edwin Barsya memeriksa kondisi kesehatan terakhir para pemain di Stadion Jatidiri, pagi kemarin. Sasi Kirono yang pingsan di lapangan saat berhadapan dengan Persik di Kediri, kesehatannya masih belum pulih. Purwanto yang sempat kena gejala tifus, juga belum sehat. Keduanya menambah daftar pemain yang tidak bisa turun setelah Agung Setyabudi dan Eko Purjianto belum siap tampil. Bonggo Pribadi juga tidak diturunkan. Pasalnya, pemain paling senior itu juga berstatus sebagai asisten pelatih. Namun, pada saat-saat tertentu dia juga bakal ditampilkan. Setelah para pemain menjalani tes kesehatan pada pagi hari, saat latihan sorenya, hasil pemeriksaan langsung diumumkan oleh dr Edwin. "Memang benar dua pemain itu belum sembuh total. Mungkin pada pertandingan kedua (lawan PSM -Red.) mereka baru bisa turun," ujarnya Pelatih Cornelis Soetadi langsung mematangkan Indrianto Nugroho untuk menggantikan posisi Purwanto. Denny Rumba di mantapkan di posisi bek sayap kiri yang biasa ditempati Sasi Kirono. "Kami anggap itu risiko. Mau tidak mau kita harus memaksimalkan pemain yang ada. Dengan materi seperti ini, kami masih tetap optimistis bisa memenangi pertandingan," janji Soetadi, seusai latihan. Target Menang Dengan materi demikian, Manajer Tim Yoyok Sukawi tetap pasang target menang. Kalau tidak bisa menang, dikhawatirkan berdampak pada penampilan berikutnya. "Seperti itu permintaan saya. Target itu cukup realistis dengan memanfaatkan kesempatan main di kandang. Akan tetapi, kami minta para pemain jangan sampai terbebani target ini," ujarnya. Dirinya tidak khawatir rencana pelatih menurunkan pemain-pemain muda. Justru mereka diharapkan bisa mengimbangi permainan Persipura yang dikenal mempunyai speed tinggi. "Saya belum tahu persis kekuatan Persipura. Kami hanya meraba-raba dari penampilan sebelumnya. Biasanya mereka tampil dengan tempo tinggi, didukung rata-rata pemain yang mempunyai speed bagus. Tentunya pelatih sudah mengantisipasi kemungkinan ini," tandasnya. Namun yang jelas, timnya mempunyai kemampuan yang sudah merata, baik di belakang, tengah, maupun di barisan depan, sehingga kejadian pada awal kompetisi musim lalu tidak perlu terulang lagi. Saat itu, ketika main di kandang, PSIS dikalahkan 1 - 2 oleh PSS yang dilatih oleh Yudhi Suryata. Sekarang Yudhi menangani Persipura. (C16-22n) |