
| Sabtu, 3 Januari 2004 | Olahraga |
Perumahan Atlet PON XVI Harus DievaluasiPALEMBANG - Perumahan atlet di Jakabaring Seberang Ulu Palembang harus dievaluasi, karena bila musim hujan daerah itu mengalami banjir. Sekretaris REI Sumsel, Joni Widodo di Palembang, Kamis mengatakan, sehubungan musim hujan sekarang ini perumahan yang diperuntukan bagi penginapan atlet PON itu mengalami banjir. Menurut dia, bila tidak dievaluasi kelayakan lokasi perumahan itu, ditakutkan saat pelaksanaan PON XVI, September 2004 daerah ini diguyur hujan sehingga perumahan itu bisa banjir. ''Evaluasi itu harus dilaksanakan secepat mungkin agar didapat jalan terbaik untuk mengantisipasi supaya air tidak tergenang saat musim hujan,'' katanya. Dia mengatakan, altenatif yang diperlukan untuk mengantisipasi banjir itu di antaranya pihak pengembang perlu membangun saluran air sehingga bila musim hujan air tersebut tidak tergenang. Dia menilai, tempat penginapan atlet itu bila tidak digenangi air cukup strategis. Sebab lokasinya berdekatan dengan venues pertandingan PON seperti panjat tebing, squash, sepatu roda, senam, dan bulu tangkis. ''Sumsel pada PON XVI mendatang akan kedatangan sedikitnya 10 ribu tamu dari berbagai provinsi termasuk atlet. Kesemuanya harus dilayani secara baik,'' ujarnya. Mengenai masalah pemasaran, ia mengatakan, perumahan yang diperuntukan bagi penginapan atlet itu biaya perabot rumah tangganya diserahkan kepada pembeli, sehingga minat masyarakat menjadi berkurang. "Selera masyarakat terhadap perabot rumah tangga beragam. Jadi bila ditetapkan, keinginannya menjadi berkurang," katanya. Berdasarkan data perumahan atlet itu dewasa ini baru selesai 500 unit dari 1.000 buah yang ditargetkan terdiri dari tipe 55, 75, dan 100. (ant-57i) |