logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 3 Januari 2004 Olahraga  
Line

TC Sentralisasi Terapkan Promosi-Degradasi

SEMARANG - Selama pelaksanaan pemusatan latihan (TC) sentralisasi di Semarang bagi atlet Jawa Tengah yang dipersiapkan tampil di PON XVI/2004 Palembang yang dimulai awal Mei 2004, tetap akan diberlakukan sistem promosi-degradasi.

Ketua Umum KONI Jawa Tengah RM Aning Sunindyo ketika dihubungi, kemarin mengatakan, sistem ini tetap berlaku sampai terbentuk tim inti PON Jawa Tengah untuk diberangkatkan ke Palembang. "Jadi meski sudah masuk TC sentralisasi, para atlet tetap bisa tersingkir dari tim PON. Ini dimaksudkan agar para atlet tidak keenakan selama menjalani TC, tetapi harus berlatih dengan keras dan tekun untuk mencapai prestasi puncak di Palembang," paparnya.

Dia menambahkan, selama 2004 ini KONI Jateng membuat program empat bulan TC desentralisasi yaitu Januari - April, sedangkan TC sentralisasi digelar awal Mei hingga akhir Agustus 2004. PON akan dilaksanakan September 2004.

Dia mengatakan, untuk keberangkatan kontingen Jateng ke Palembang akan dipilih mereka (atlet-Red) yang benar-benar siap bertanding dan mencatat prestasi terbaik sehingga selama itu pula pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap para atlet selama menjalani TC.

"Siapa yang menjalani TC tidak siap akan kita ganti dengan atlet lain yang siap," katanya menegaskan.

Loloskan 279 Atlet

Sampai kini Jawa Tengah sudah berhasil meloloskan 279 atlet dari berbagai cabang olahraga ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XVI/2004 Palembang, Sumsel.

Atlet yang berhasil lolos ke pesta olahraga multievent empat tahunan di Palembang mendatang adalah aeromodelling (4), anggar (3), atletik (35), angkat besi/angkat berat dan binaraga (16), balap sepeda (12), biliar (4), bola voli (18), boling (1), bridge (12), dayung (9), golf (5).

Kemudian, gulat (6), judo (8), karate (7), kempo (14), layar (4), menembak (19), paralayang (5), panahan (2), panjat tebing (10), renang (5), sepak takraw (14), terbang layang (4), terjun payung (5), taekwondo (12), tenis lapangan (8), bulu tangkis (13), tenis meja (1), tinju (3), balap motor (3), dan wushu (17).

Dari jumlah itu ada beberapa atlet yang lolos bukan dari program pelatda jangka panjang yang memang disiapkan secara khusus untuk tampil di PON XVI, tetapi mereka adalah atlet reguler yang dibina oleh pengda masing-masing. Sebagai contoh aeromodelling yang lolos empat tetapi non-PJP satu, anggar (3) non-PJP (1), atletik (35) non-PJP (14), bola voli (18) non-PJP (10), menembak (19) non-PJP (1), paralayang (5) non-PJP (1), sepak takraw (14) non-PJP (5), terjun payung (5) non-PJP (4).

Jumlah itu kemungkinan masih akan bertambah, mengingat masih ada beberapa cabang olahraga yang bakal menggelar babak kualifikasi seperti tenis meja (di Jakarta Januari 2004) dan lain sebagainya.

"Kita memang menargetkan sedikitnya 400 atlet dari 41 cabang olahraga lolos ke PON XVI, mengingat di pesta olahraga multievent empat tahunan mendatang, Jateng menargetkan masuk peringkat tiga besar. Jadi semakin banyak atlet yang lolos maka peluang untuk merebut medali semakin besar," demikian Aning. (ant-57n)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA