logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 3 Januari 2004 Semarang & Sekitarnya  
Line

Lahan Parkir di Eks BDNI Kurang

Instansi Mulai Buka

BALAI KOTA- Mulai Jumat (2/1) sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kota dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah mulai menempati kantor baru, eks gedung Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI). Gedung megah delapan lantai di kawasan Tugu Muda itu telah menjadi milik Pemerintah Kota sejak beberapa waktu lalu.

Seperti layaknya orang pindah rumah atau kantor, sebelum resmi beraktivitas, setiap instansi menggelar slup-slupan. Para pegawai melakukan syukuran secara sederhana.

Instansi yang sudah siap 100%, Jumat kemarin langsung menjalankan aktivitasnya, sedangkan yang lain ada yang masih melakukan penataan ruang.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Diparbud) Kota merupakan salah satu instansi yang sudah rapi dan tertata ruangannya.

Aktivitas pun sudah dilakukan normal oleh instansi yang mendapat jatah di lantai paling atas tersebut.

Sementara itu yang lain, meski sudah berkativitas masih juga melakukan finishing dalam penataan.

Sejumlah pejabat Diparbud antara lain Kepala Dinas Drs H Agus Sudarmadji MM dan Kasubdin Objek Wisata Akhmad Zaenuri tampak menikmati pekerjanya di ruangan baru yang lebih representatif. ''Kantor ini lebih nyaman dan representatif. Untuk koordinasi ke Balai Kota juga lebih dekat,'' kata Zaenuri.

Rata-rata kesibukan utama yang sangat menonjol selain tugas rutin sehari-hari adalah pembagian gaji pegawai. Sejumlah staf di tiap instansi disibukkan dengan kegiatan menghitung uang untuk gaji PNS yang memang biasa diserahkan awal bulan.

Sejumlah warga yang memiliki kepentingan mengurus sesuatu juga sudah mulai tampak. Beberapa pengurus parpol juga sudah mulai datang ke KPU, di ruangnya yang baru, yakni lantai V.

Namun, para pekerja juga masih menangani beberapa hal yang belum selesai 100%. Antara lain pengecetan dan pembersihan kaca.

Parkir Penuh

Meski kantor yang baru lebih representatif, lahan parkir yang sempit dikeluhkan para karyawan pembawa kendaraan bermotor. Kendaraan para pegawai, baik mobil maupun sepeda motor memenuhi lahar parkir bagian depan.

Mobil dan sepeda motor yang parkir pun masih belum teratur. Akibatnya beberapa kali terdengar pengumuman dari mikrofon yang ada di setiap lantai gedung agar sejumlah pemilik mobil segera memindahkan kendaraannya. Sebab, menghalangi kendaraan lain yang akan keluar.

''Sayang, gedung semegah ini lahan parkirnya sempit. Ini baru kendaraan pegawai, belum kalau banyak tamu,'' ujar seorang warga yang saat itu memiliki keperluan di salah satu dinas. (G7-84k)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA