
| Sabtu, 3 Januari 2004 | Ekonomi |
Menkeu: Pelaksanaan APBN 2003 On TrackJAKARTA- Menteri Keuangan Boediono menyatakan bahwa pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sesuai dengan target yang ditetapkan (on track). Defisit anggaran dipastikan tidak melebih dari pagu 1,9%. ''Kemarin tahun buku 2003 kita tutup. Memang ada pos-pos yang masih menunggu dokumennya. Tapi nampaknya secara keseluruhan on track,'' kata Menkeu Boediono usai melantik 3 pejabat eselon I di Gedung Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (2/1). Dilanjutkan Boediono bahwa pertumbuhan ekonomi juga sudah sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah yakni sekitar 4%. Sementara defisit anggaran juga tidak lebih dari target 1,9% dari PDB. Hal senada juga disampaikan oleh Dirjen Anggaran Depkeu Achmad Royadi yang mengatakan, dari sisi penerimaan semua sesuai yang diharapkan pemerintah. ''Memang ada pos yang turun, tapi ada juga pos yang naik di mana masih dapat dikompensasikan. Untuk penerimaan pajak dan cukai juga ok,'' ujar Royadi. Sementara itu mengenai realisasi pengeluaran negara, Achmad Royadi mengungkapkan, kemungkinan akan sedikit di bawah target karena ada sejumlah proyek yang terpaksa dibatalkan karena waktunya mepet. ''Memang ada proyek yang dibatalkan, tapi itu tidak banyak. Kebanyakan proyek dapat dijalankan sesuai waktunya,'' tutur mantan Kepala Badan Analisa Fiskal ini tanpa menyebutkan proyek apa saja yang dimaksud. Dalam kesempatan yang sama Menkeu Boediono juga menjelaskan mengenai kebijakan pemerintah untuk menerapkan PPN dan PPnBM di Batam sebagai bagian penegakan aturan. ''Jadi tidak terkecuali di daerah kaya atau miskin seperti Gunung Kidul kita tetap akan terapkan. Semua pihak harus memenuhi kewajiban perpajakannya sebagai bagian dari NKRI.''(dtc-82) |