
| Sabtu, 3 Januari 2004 | Ekonomi |
Pertumbuhan Ekonomi Temui SandunganJAKARTA- Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2004 diperkirakan akan mencapai kisaran 4,3%-4,6%, kendati pemerintah sebelumnya telah menargetkan angka 4,8%. Target tersebut dapat dicapai bila kondisi politik dan keamanan kondusif saat pemilu berlangsung. Demikian paparan Treasury and Research BNI mengenai prediksi 2004, Jumat (2/1). Menurut BNI, target pertumbuhan ekonomi pemerintah akan menemui sandungan karena sektor riil belum bisa berkibar. Hal ini ditandai dengan masih rendahnya investasi dan melemahnya kinerja ekspor non migas. Mengenai investasi, BNI melihat Foreign Direct Investment (FDI) masih rendah berkisar pada angka 20% dari GDP menjadi salah satu penyebab lambatnya pertumbuhan ekspor. Kinerja ekspor diperkirakan masih belum menunjukkan kenaikan yang signifikan, apalagi tensi politik yang cenderung meningkat menjelang berlangsungnya pemilu. Namun membaiknya perekonomian dunia diharapkan dapat turut memberikan dorongan. Di sisi lain, BNI juga menyoroti lepasnya Indonesia dari IMF pada 2004 yang akan memperberat neraca pembayaran. Namun CGImemberikan pinjaman 3,35 miliar dolar AS. (dtc-82) |