
| Sabtu, 3 Januari 2004 | Ekonomi |
Indonesia Berpeluang Jadi Eksportir Udang Utama ke ASJAKARTA- Pemerintah memperkirakan Indonesia berpeluang menjadi negara pengekspor udang utama ke Amerika Serikat menyusul dicabutnya tuduhan dumping oleh pemerintah AS terhadap udang Indonesia. Dirjen Pemasaran dan Peningkatan Kelembagaan Departemen Kelautan dan Perikanan, Sumpeno Putro di Jakarta, Jumat menyatakan, bersama enam negara eksportir udang lainnya yakni Thailand, China, Vietnam, India, Equador dan Brazil, Indonesia dituduh melakukan dumping atas ekspor udang ke AS. "Namun secara resmi pada 31 Desember 2003 Indonesia dinyatakan bebas atas tuduhan dumping tersebut," katanya. Dengan dicabutnya tuduhan dumping tersebut, tambahnya, maka Indonesia memiliki potensi untuk menggantikan posisi keenam negara tersebut sebagai pengekspor udang ke AS. Dikatakannya, pangsa pasar ekspor udang Indonesia selama ini terbesar masih ke Jepang yakni 60%, disusul AS 16,5% dan Uni Eropa 11,5% dari total nilai hampir 1,0 miliar dolar AS. Sumpeno berharap dengan dicabutnya tuduhan dumping tersebut pangsa pasar ekspor udang bisa berbalik di mana AS menduduki peringkat pertama untuk negara importir. Produk Perikanan Laut Kondisi tersebut ditambah lagi di AS saat ini sedang berjangkit penyakit sapi gila yang menyerang ternak sehingga konsumsi daging turun, menyusul naiknya konsumsi produk perikanan laut. "Sementara itu perekonomian Jepang yang saat ini juga sedang lesu sehingga ekspor udang ke AS menjadi andalan Indonesia," katanya. Berdasar catatan DKP ekspor udang beku Indonesia dan produk olahan lainnya ke AS pada 2003 mencapai 20.187 ton atau 4,37% dari total impor negara tersebut sebanyak 462.152 ton sedangkan urutan pertama diduduki Thailand 121.087 ton. Menurut dia, peningkatan potensi ekspor udang Indonesia ke AS juga akan mendongkrak produksi komoditas tersebut yang saat ini baru mencapai 300-500 ribu hektare atau 200.000 hektare dari potensi tambak 960.000 hektare. "Namun demikian hal itu harus diikuti peningkatan kualitas maupun persyaratan kesehatan udang yang diekspor," katanya. Sumpeno menyatakan, selain ke AS, Indonesia juga sedang membidik pasar udang ke Timur Tengah, Eropa Timur bekas pecahan Uni Soviet serta negara Asia Timur seperti Korea. (wa, ant-82) |