logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 3 Januari 2004 Jawa Tengah - Pantura  
Line

3.351 Pedagang Tempati Pasar Darurat

PEKALONGAN-Untuk membangun Pasar Banjarsari menjadi tiga lantai, Pemkot Pekalongan segera mempersiapkan lokasi pasar darurat di Lapangan Sorogenen untuk menampung 3.351 pedagang Pasar Banjarsari. ''Persiapan pembuatan tempat darurat sudah dimulai hari ini (kemarin-Red),'' kata Kabag Humas Suharto BBA, kemarin.

Meski demikian, berapa ukuran kios sementara itu masih dirapatkan Sabtu ini di Oproom Badan Perencanaan Pembangunan dan Penanamam Modal (BP3M) yang akan dihadiri instansi terkait.

''Yang jelas, pemindahan itu segera dilakukan agar pembangunan Pasar Banjarsari dapat selesai menjelang puasa mendatang. Itu dilakukan agar pedagang dapat berjualan menjelang Lebaran,'' katanya.

Berkait dengan rencana pemindahan tersebut, Pemkot bersama pedagang sudah melakukan syukuran di Lapangan Sorogenen, Kamis malam yang dihadiri Wali Kota Drs H Samsudiat MM, Kepala BP3M Urip Sunarjo MM, Kabag Minbang Ir Chaerdudin Mustahal, dan Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Drs Abdul Kholiq Atmahares SH serta beberapa pedagang.

''Mereka berdoa agar dalam berjualan di pasar darurat dapat selamat sampai pindah kembali ke pasar yang baru di Banjarsari.''

Minta Subsidi

Rencana pembangunan pasar itu sudah tidak ada masalah. DPRD juga sudah menyetujuinya, termasuk pedagang pun sangat mengharapkan dibangun pasar tersebut, karena bangunan lama sudah tidak layak untuk berjualan.

Hanya, pedagang masih mengharapkan subsidi dari Pemkot agar harga kios/toko dapat terjangkau pedagang. Masalah itu, kini sedang dibicarakan eksekutif dengan DPRD.

Suharto menjelaskan, pasar Banjarsari yang dibangun pada zaman Belanda itu kini akan direhab menjadi tiga lantai dengan dana Rp 79,784 miliar. Bangunannya akan menggunakan tanah seluas 10.000 m2.

Diharapkan dengan bangunan baru tersebut akan dapat menampung semua pedagang, baik pedagang yang tergabung dalam Ikatan Pedagang Pasar (IPP) dan Persatuan Pedagang Pasar Banjarsari (P3B) maupun Paguyuban Pedagang Kaki Lima Pasar Banjarsari (P2K5PB).

Selain itu, Jl Sultan Agung di depan Pasar Banjarsari juga akan berjalan lancar. Menumpuknya pedagang di trotoar akan diatasi dengan memasukkan mereka ke dalam pasar.

Kepala Dinas Pengelolaan Pasar, Drs Abdul Kholiq menuturkan, penggunaan bangunan tiga lantai itu akan dibagi sedemikian rupa sehingga pasar terlihat bersih.

Lantai pertama (bawah) untuk barang-barang kelontong seperti batik, konveksi, atau barang-barang kering. Lantai dua untuk penjualan sembako, serta lantai ketiga daging, ikan, dan lain-lain. ''Itu dimaksudkan agar pasar terlihat bersih,'' katanya.

Pasar Banjarsari akan dibangun mundur dari posisi sekarang, sehingga tempat parkir bisa lebih luas. Selain itu, juga akan dibangun jalan lingkar yang mengitari pasar, sehingga memudahkan kendaraan mendekat kios atau toko.(A15-17s)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA