
| Sabtu, 3 Januari 2004 | Jawa Tengah - Banyumas |
Target Produksi Padi 2003 Tak TercapaiPURWOKERTO-Target produksi padi di Kabupaten Banyumas pada 2003 tidak tercapai. Dari sasaran 357.302 ton, realisasi hingga November 2003 343.250 ton atau 96,07%. Di samping padi, realisasi produksi komoditas lain seperti jagung, dan kedelai, juga tak memenuhi sasaran. Untuk komoditi jagung dari sasaran 18.226 ton hanya tercapai 10.884 ton (59,72 %). Adapun kedelai dari sasaran 6.026 ton hanya terealisasi 2.094 ton (34,75%). Hal itu diungkapkan pada rapat evaluasi bidang pertanian Kabupaten Banyumas 2003 belum lama ini. Rapat yang dipimpin Kabag Perekonomian Rofik Widadi itu juga membahas masalah peternakan, perikanan, perkebunan, dan kehutanan. Dalam evaluasi tersebut disebutkan, tak tercapainya sasaran produksi padi disebabkan waktu tanam pada musim tanam 2002/ 2003 mundur. Akibatnya, masa panennya juga ikut mundur. Sementara untuk produksi jagung dan kedelai tak mencapai sasaran karena adanya penurunan luas areal tanam. Di bidang tanaman pangan, permasalahan yang dihadapi petani di Kabupaten Banyumas umumnya adalah soal harga produksi pertanian yang tidak stabil dan cenderung rendah, kepemilikan lahan yang sempit, dan modal terbatas. Usaha yang dilakukan petani sebagian besar belum berorientasi pasar, tapi masih bersifat tradisional untuk keperluan keluarga serta harga sarana produksi yang relatif mahal. Beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas Ir Djoko Wikanto menyatakan, meski realisasi sasaran produksi padi 2003 tidak mencapai 100%, produksi 343.250 ton gabah kering giling (GKG) bila untuk kebutuhan sendiri masih surplus beras 23.765 ton. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Dinas Pertanian mengembangkan program peningkatan optimalisasi penggunaan lahan yang bersifat spesifik dengan pengaturan waktu tanam, jarak tanam, sistem tanam, dan berorientasi agribisnis. Selain itu juga dikembangkan teknologi usaha tani di luar musim serta peningkatan fungsi dan peran Balai Penelitian Pertanian serta aktifitas penyuluh pertanian. (G23-81s) |