
| Sabtu, 3 Januari 2004 | Jawa Tengah - Muria |
Balita Tewas TenggelamKUDUS-Banjir di Kudus yang disebabkan luapan Sungai Dawe, Selasa lalu mengakibatkan Dwi Aula Fahmi (4) tewas tenggelam. Anak kedua Syawal, warga RT 3 RW 3 Dusun Boto Lor, Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae itu, ditemukan pada pukul 14.00. Fahmi merupakan korban kedua. Sebelumnya Mundakir, santri di Pondok Pesantren Roudlotul Huffadh Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, tewas tenggelam di Sungai Juwana. Menurut keterangan, peristiwa yang menimpa Fahmi terjadi sekitar pukul 10.20. Korban saat itu bermain bersama dua temannya di tanggul Sungai Dawe, tidak jauh dari rumahnya. Korban kemudian tergelincir dan jatuh ke sungai yang berarus sangat deras. Korban langsung terseret arus dan tenggelam. ''Kami tidak tahu penyebab jatuhnya Fahmi ke sungai. Begitu mendengar kejadian, kami segera mengadakan pencarian,'' ujar Ahmad Badawi, warga Dukuh Boto Lor. Usaha pencarian baru membuahkan hasil sekitar pukul 14.00. Korban ditemukan Ari, warga desa tersebut, ketika tidak sengaja menginjak kepala korban yang ada di dasar sungai. ''Korban ditemukan pada jarak 500 m dari tempat tenggelam,'' ujar Badawi. Derasnya arus Sungai Dawe juga merobohkan rumah seorang warga RT 8 RW 3 Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo. Rumah H Muin yang terletak di tepi Sungai Dawe, diterjang banjir bandang pada Selasa pukul 03.00. Penyebabnya, tanggul yang ada di belakang rumah H Muin bobol sepanjang 10 m. Maka, air masuk rumah dan perlahan-lahan merobohkan dinding. (H13-49s) |