logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 3 Januari 2004 Jawa Tengah - Muria  
Line

Diberi Kesempatan sampai 19 Januari

KUDUS- Sebanyak 359 calon anggota legislatif (caleg) diajukan oleh partai-partai peserta pemilu di Kudus. Jumlah terbanyak diajukan PPP, yaitu 51 orang, sedangkan Partai Persatuan Nahdlatul Ulama (PPNU) hanya mengajukan dua orang.

"Berkas 359 caleg tersebut masih kami teliti. Dalam dua hari ini kami harap sudah bisa selesai. Dengan harapan, mereka bisa memperbaiki persyaratan yang kurang secepatnya," kata Warsito SH, Ketua KPUD.

Bagi caleg yang persyaratannya kurang, akan diberi kesempatan untuk melengkapi hingga 19 Januari. Para caleg diharap memanfaatkan waktu tersebut sebaik-baiknya.

Jika terlambat menyerahkan berkas perbaikan, caleg tersebut akan dianggap gugur. "Setelah berkas perbaikan kami serahkan ke partai, para caleg mempunyai waktu 14 hari untuk melengkapi persyaratan yang kurang. Jika terlambat, mereka akan gugur," tegasnya.

Jumlah caleg masing-masing partai, berturut-turut PDI-P 46 orang, PKB (40), Partai Golkar (33) , Partai Karya Peduli Bangsa (30) , Partai Keadilan Sejahtera (22), PAN (14), PNBK (14), PBB (14), Partai Sarikat Indonesia (14 ), PNI Marhaenisme (11), Partai Merdeka (11), Partai Demokrat (10), Partai Bintang Reformasi (9), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (9), Partai Persatuan Daerah (8), Partai Perhimpunan Indonesia Baru (5), Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan (4), Partai Patriot (4), Partai Buruh Sosial Demokrat (4) orang dan Partai Penegak Demokrasi Indonesia (3).

Ditanya soal partai yang belum memenuhi kuota 30 persen perempuan, Warsito belum bisa memastikan. Sebab, saat ini anggota KPUD masih meneliti persyaratan administrasi para caleg.

Baru pada Senin lusa KPUD bisa menginformasikan partai mana saja yang tidak memenuhi 30 persen kuota perempuan.

"Partai yang belum memenuhi kuota itu akan kami beri kesempatan untuk memperbaiki hingga 19 Januari. Jika tetap tidak memenuhi kuota tersebut hingga batas waktu yang ditentukan, kami akan secara resmi mengumumkan ke media massa," ujarnya. (H13-49)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA