logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 31 Desember 2003 Sala  
Line

Malam Tahun Baru dari Dangdut hingga Artis Asing

GAJAHAN - Kafe Alang-alang, tempat hiburan in door yang khusus menyajikan musik dangdut, dalam menyambut New Year malam ini menggelar tiga grup sekaligus yang diperkuat sedikitnya 15 artis. Sajian musik goyang secara live ini hanya dijual dengan tiket seharga Rp 50.000 /orang. Pementasan dimulai pada pukul 20.00 hingga 02.00, 1 Januari 2004 dini hari.

"Ini sajian cukup murah, eksklusif, dan lebih terjaga privasinya karena in door. Selama lebih lima jam, tiga grup itu akan bergantian mengiringi sedikitnya 15 artis yang akan mengajak para pengunjung bergoyang," tutur Aswin MGR, manajer kafe tersebut, kemarin.

Hiburan in door lain akan disajikan di Hotel Quality yang akan menampilkan grup tari pimpinan GPH Herwasto Kusumo, yang karya-karyanya banyak terilhami oleh Kinarya GSP-nya Guruh Sukarnoputro. Koreografer dari Pura Mangkunegaran ini akan mengajak lebih 50 penari sanggar Kinarya Surya Sumirat yang dia pimpin, untuk menyajikan tari kreasi garap tradisi yang dipadu dengan modern.

Hiburan yang berbau tradisi dan in door lainnya adalah pentas ketoprak gabungan di RRI Surakarta yang menyajikan lakon Kamandaka Lutung Kesarung. Di tobong Ketoprak Bale Kambang, hanya terdapat pentas rutin, begitu pula wayang wong (WO) Sriwedari.

Lain dengan STSI Surakarta yang akan menyajikan pertunjukan mat-matan, berupa pentas wayang kulit semalam suntuk di pendapa kampus Kentingan, Jebres. Pentas gratis yang akan didukung para mahasiswa dan dosen itu, antara lain menampilkan dalang setempat di antaranya Ki Prof Dr Soetarno (Pimpinan) dan Ki B Soebono SKar.

Meski kebanyakan tempat hiburan menawarkan menu yang tergolong sederhana, Hailai International Executive Club di Jl Adi Sucipto justru mendatangkan artis asing.

Panitia melaporkan kepada Polresta, di tempat itu akan dihadirkan dua artis asal Cina bernama Pan Wie dan Yan Fan untuk acara gala dinner. "Panitia sudah mengajukan izin tentang rencana penampilan kedua artis asing itu," kata petugas Polresta Surakarta.

Hiburan Gratis

Hiburan yang berada di luar ruang, antara lain disuguhkan Taman Hiburan Remaja (THR) Sriwedari. Mulai malam ini taman rekreasi itu menyuguhkan musik dua dimensi, yaitu album-album Koes Plus yang disajikan grup Nusantara Band pimpinan MM Rahardja dilanjutkan dengan grup Ervana sampai tahun 2003 lewat. Tiket masuk pementasan Rp 5.000/orang.

"Malam berikutnya, 1 Januari, kami masih melanjutkan dengan parade band. Melati Band dan Top Star Band dari Semarang, I'F Band, dan Kacang Lanjar (KL) Projex dari Solo. Ini pasti gayeng," tutur Anik CH, sekretaris THR yang dihubungi di kantornya.

Hiburan luar ruang yang disuguhkan gratis bisa diperoleh di depan Taman Jurug, berupa pentas musik dangdut. Dalam format gratis dan terbuka, hiburan musik menyambut Tahun Baru juga bisa diperoleh di depan Stadion Manahan, Jl Adi Sucipto, Solo. Panggung acara hiburan yang digelar "Dominan Production Surakarta" itu akan menyajikan parade musik rock.

"Itulah di antara beberapa tempat hiburan yang akan kami pantau, selain aktivitas di Jalan Slamet Riyadi, yang biasa menjadi pusat kerumunan karena dipadati warga Solo. Juga di sekitar Stadion Manahan," kata Kabag Ops Polresta Surakarta AKP Muji Santoso, kemarin.

Menurut Muji Santoso, pengamanan tempat-tempat hiburan itu dilakukan dengan pengamanan tertutup. "Kosentrasi pengamanan kami, lebih ditujukan pada lokasi hiburan rakyat yang digelar di Jalan Slamet Riyadi dan Stadion Manahan. Sedangkan hotel dan lokasi hiburan lain, kami lakukan secara tertutup," katanya.

Meski demikian, lanjut dia, bukan berarti pengamanan lokasi tempat hiburan diabaikan begitu saja. "Selain yang ditempatkan di markas dan pos-pos keamanan yang ditentukan, kami juga akan menggerakkan pasukan dengan mobilitas tinggi." (won,san,sri-17i)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA