logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 31 Desember 2003 Olahraga  
Line

Banyumas Targetkan Juara Porda 2005

PURWOKERTO - Pelaksanaan Porda Jateng 2005 masih setahun lebih, tetapi Banyumas sudah menebar ancaman. KONI daerah di selatan Gunung Slamet itu memasang target juara umum, menggeser Kota Semarang. Pada Porda lalu, Banyumas berada di urutan kedua di bawah kontingen Ibu Kota Jateng.

Target juara umum itu diutarakan Ketua Harian KONI Banyumas Drs Sukardi kepada Suara Merdeka, kemarin. Usaha ke arah itu sudah dilakukan sejak Porda Jateng 2001 usai. Salah satu langkahnya adalah KONI memberi insentif kepada 76 atlet yang berpotensi meraih medali dan 24 pelatih mulai 2002.

Menurut perhitungan, jelas dia, untuk bisa menduduki urutan pertama Banyumas menargetkan 83 medali emas. Pada Porda 2001, daerah itu menjadi runner-up dengan 63 emas. Hanya terpaut 8 emas dari juara umum Semarang, sedangkan urutan ketiga Surakarta meraih 40 emas.

''Untuk mencapai 83 emas, berarti kami harus menambah 20 emas dari 62 emas. Itu memang berat. Kami harus bekerja keras,'' katanya.

Sudah tiga kali Banyumas mengikuti kejuaraan itu dan selalu berada di peringkat kedua. Pada 1991 kabupaten tersebut mendapat 33 emas, 1995 42 emas, dan 2001 63 emas. Perolehan medali cenderung naik dan setelah melihat peta kekuatan, KONI berani memasang target juara umum.

Bonus SEA Games

Dalam berbagai kejuaraan, lanjut Sukardi, perkembangan prestasi atlet Banyumas cukup menggembirakan. Kejuaraan karate Jateng-DIY misalnya, atlet dari Kota Keripik itu meraih tujuh emas.

Cabang-cabang yang menjadi tumpuan kuat adalah renang, taekwondo, kempo, karate, dan panjat tebing. Di cabang atletik, Banyumas juga punya andalan, yaitu Dian dan Sodikin.

Pada Senin lalu, dalam acara silaturahmi dan peringatan HUT Ke-37 KONI, Pemkab Banyumas memberi penghargaan kepada enam atlet asal daerah itu yang berprestasi di SEA Games Vietnam dan KONI terbaik yaitu Kecamatan Purwokerto Selatan.

Penerima penghargaan adalah atlet renang Doni Budi Utomo yang mendapat 1 medali emas. Handoyo Sudiono dan Billy Arfianto, keduanya dari cabang renang, tak mendapat medali. Sulung Wahyuningsih (catur, perak), Hasan Manfaluti (biliar, perunggu), dan Amelia Palupi (taekwondo, emas).

Peraih emas mendapat penghargan uang Rp 2,5 juta, perak Rp 2 juta, perunggu Rp 1,5 juta, dan tak dapat medali Rp 1 juta. (bd-57e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA