
| Rabu, 31 Desember 2003 | Olahraga |
I Komang Putra Kapten TimSEMARANG- Bek sayap Agung Setyabudi kemarin sudah mulai bergabung dengan tim, tetapi belum ikut berlatih. Dia hanya duduk - duduk di pinggir lapangan, karena masih harus menjalani perawatan. Oleh ahli bedah orthopedi dr Tanjung S FICS yang merawatnya, Agung disarankan istirahat selama enam minggu. Sementara itu, pelatih kepala Cornelis Soetadi akan memberi kepercayaan kepada I Komang Putra sebagai kapten tim, karena kiper tim nasional Pra-Piala Asia ini dipandang paling cocok. ''Semula Agung yang kami plot sebagai kapten. Tetapi karena Agung cedera, Komang menjadi pilihan,'' kata Soetadi. Dalam soal formasi tim, Soetadi kelihatan akan memaksimalkan tim bayangan yang dibentuk sebelumnya. Tetapi ketika Dwi Adi Yuwono dan Eko Prasetyo mulai gabung --setelah sebelumnya memperkuat tim Pra-PON Jateng di babak kualifikasi-- keduanya juga dicoba sebagai skuad inti. Empat pemain depan, Indriyanto Nugroho, Julius Kwateh, Khusnul Yaqien, dan Purwanto tetap dimaksimalkan. Keempatnya terus dirotasi untuk mendapatkan pasangan yang paling ideal. ''Kami tetap mantap dengan materi sebelumnya. Semula yang kami khawatirkan terhadap pemain - pemain muda ini adalah kemungkinan demam panggung. Tetapi ternyata itu tidak terjadi. Saat uji coba lawan Persik di Kediri dan disaksikan ribuan penonton, mereka tampil bagus.'' Didukung Sementara itu, langkah berani yang diambil pelatih kepala PSIS Cornelis Soetadi dengan akan menurunkan pemain-pemain muda, ternyata mendapat dukungan dari para penggemarnya. Ini tampak saat mereka menonton latihan kemarin. Para suporter itu antusias memberi aplaus ketika gawang kiper Agus Murod Alfarizi terancam oleh tim bayangan yang diperkuat pemain-pemain muda. ''Saya salut Soetadi berani seperti itu. Nyatanya pemain - pemain muda tidak jauh berbeda dengan para seniornya. Saya mendukung langkah dia,'' tutur salah satu penonton. Dukungan yang sama juga disampaikan oleh ketua kelompok suporter Panser Biru, Andi Putra Alam. Apalagi pemain - pemain muda itu merupakan aset Semarang, sehingga pantas dimunculkan. Penampilan Achmad Yaini, Deny Rumba, Yusuf Sutan Mudo, M Irfan, serta dua pemain Pra-PON Jateng Dwi Adi Yuwono dan Eko Prasetyo Arianto cukup baik. Mereka bisa dikatakan memiliki masa depan bagus.(C16-77) |