
| Rabu, 31 Desember 2003 | Berita Utama |
Gebyar Musik dan Pesta Kembang ApiPERAYAAN pelepasan 2003 dan penyambutan 2004, Rabu (31/12) malam nanti, dipastikan akan sangat meriah. Di sejumlah kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, telah diplot berbagai acara dan atraksi menarik untuk masyarakat , baik yang memakai sistem tanda masuk -dengan menjual tiket- maupun yang diselenggarakan secara gratis. Tidak ketinggalan, PT Djarum -yang selama ini memiliki komitmen besar untuk bisa memberi hiburan segar kepada masyakarat serta mengembangkan nilai-nilai budaya nasional- mencoba menawarkan sejumlah alternatif acara hiburan dan perayaan di sejumlah kota di dua provinsi tersebut. Acara-acara itu, lebih didominasi oleh gebyar musik dan [pesta kembang api. Menurut Marketing Services Manager PT Djarum Semarang, FX Hiendro Utomo, acara-acara hiburan tersebut akan menjadi sarana pelepas 2003 yang mengesankan dan dapat menumbuhkan semangat sekaligus optimisme masyarakat dalam menyambut 2004. Dia berharap, selama atraksi dan hiburan itu digulirkan tidak turun hujan, sehingga masyarakat dapat menikmatinya dengan penuh suka cita dan gembira. Didampingi Marketing Promotion, Handojo Setyo, lebih lanjut Hiendro memaparkan, semua paket hiburan menyambut pergantian tahun di beberapa kota di Jateng dan DIY itu dikemas dalam event bertajuk "Super Night Party to 2004".
Solo dan Yogya
Di Solo dan Yogyakarta, paket hiburan yang bersifat out door menggunakan panggung rigging besar, serta ditunjang dengan fasilitas tata suara (sound system) berkekuatan 80.000 watt dan tata cahaya (lighting) berdaya 200.000 watt dari Frans Production & Sound System Services. Di lapangan Manahan Solo, dua grup lokal beraliran rock -yakni Nasa Band dan Solo Slank- akan menghangatkan malam pergantian tahun dengan nomor-nomor slow rock dan metal alternative yang populer di kalangan para muda. Selain lagu-lagu yang terdapat dalam album rekaman perdananya, Nasa Band -grup musik yang lahir dari kampus Fakultas Ekonomi UKSW Salatiga- akan menyajikan lagu-lagu hit sejumlah grup papan atas Tanah Air. Demikian pula Solo Slank; sesuai namanya, kelompok anak muda Kota Bengawan itu akan menggulirkan lagu-lagu milik supergrup cadas, Slank. Sementara itu di Universitas Negeri Yogykarata (UNY), kelompok musik yang setia pada jalurnya, ska, akan memberi warna lain malam pergantian tahun. Grup band itu, Tipe-X -bersama Endang Sukamti- memberi alternatif di luar R&B dan hip hop yang belakangan ini menggejala di blantika musik Indonesia. Grup band yang diawaki Tresno (vokal), Billy (gitar), Yoss (gitar), Micky (bas), Adi (drum), Andi (saksofon), dan Anto (trombon) itu, mencoba hadir dengan reansemen atas lagu-lagu yang terdapat dalam album perdananya, Ska Phobia (1999) dan album keduanya, Mereka Tak Pernah Mengerti (2001). |