
| Rabu, 31 Desember 2003 | Berita Utama |
Konser Boomerang di Jl Pahlawan
SUPERBAND Boomerang, (Rabu (31/12) malam nanti menorehkan sejarah penyambutan Tahun Baru di Kota Semarang. Grup band papan atas Tanah Air yang -kali ini digawangi John Paul Ivan (gitar), Roy Jeconiah (vokal), Farid Martin (drum), dan Zulkarnaen Pimen (additional player) -minus Hubert Henry (bas)- itu, akan menggelar konser akbar di depan Gedung Rimba Graha Jalan Pahlawan Semarang, didampingi dua grup band lokal, Piranha dan Eye Shadow. Grup band yang pada awal kemunculannya bernama Lost Angels itu, sempat berganti formasi, yaitu pada 1992 -karena hengkang- vokalis Inno Daon digantikan oleh Roy Jeconiah, dan pada awal 1995 Pet Agusty (drumer) diganti Farid Martin. Pada 1992 itu, setelah melakukan latihan bersama dan sering tampil di pentas-pentas musik di Surabaya, mereka mengikuti festival musik rock yang diadakan oleh Log Zhelebour. Di ajang tersebut, Lost Angels berhasil masuk sepuluh besar dan lagu mereka berjudul "No More" direkam ke dalam album kompilasi 10 Finalis Festival Rock se-Indonesia VII (1993). Berawal dari ajang itu, Lost Angels pun langsung dipercaya menjadi grup pembuka tur grup musik rock Gong 2000 di Sulawesi Selatan pada periode Juni-Juli 1993. Menjelang merilis album perdana yang diproduseri oleh Log Zhelebour, Pet Agusty (drumer) dikeluarkan dari formasi Lost Angels. Band itu kemudian mengganti nama menjadi Boomerang, 8 Mei 1994. Pengubahan nama itu, dilakukan karena pada saat diambil keputusan tersebut mereka benar-benar ingin memulai segalanya dengan suasana baru. Nama Boomerang sendiri diambil dari salah satu judul lagu di album perdana mereka yang mampu melejitkan lagu "Kasih" dan "No More". Lalu di tengah proses promosi album, para personel Boomerang melakukan audisi untuk mencari drumer baru. Januari 1995, Farid Martin terpilih untuk memperkuat formasi Boomerang sebagai drumer baru, dan langsung masuk studio menggarap album kedua berjudul Kontaminasi Otak. Dari album itu, melejit hits "Bawalah Aku" dan "O-ya", yang sekaligus membawa mereka untuk tur promo di Pulau Jawa, Lombok, Sumatera, dan Kalimantan. Tanggal 15 Mei 1996, merupakan momen yang tak akan terlupakan bagi Boomerang. Sebab, di hadapan 20 ribu penonton yang memenuhi Stadion Tambaksari Surabaya, mereka dipercaya menjadi band pembuka grup rock asal Amerika, Mr Big. Untuk menunjang promosi event tersebut, Boomerang lalu mengeluarkan satu video klip baru berjudul Kehadiran. Setelah merilis album Disharmoni dan album cover version bertajuk Segitiga, Boomerang merilis dua album bertitel "the best", yaitu Best Ballad dan Hard 'n Heavy untuk merayakan ulang tahun kelimanya. Setelah itu, mereka bersanding dengan Jamrud dalam tur panjang sebanyak tujuh kota di Sumatera, selama September 1999. Perjalanan konser tersebut dinilai spektakuler, karena show mereka di setiap kota menghabiskan dana produksi Rp.400 juta, dan dipadati sekitar 30 ribu penonton di tiap kota. Usai perilisan album X'Travaganza, Boomerang menyatakan pisah dari Log Zhelebour. dan memilih menjalankan manajemen sendiri. Sukses membuka konser Megadeth di Stadion Teladan, Medan, pada 31 Juli 2001, nama Boomerang sempat meredup selama hampir tiga tahun. Namun, bintang grup beken itu kembali bersinar, terutama setelah menggarap album baru bertajuk Terapi Visi yang dirilis oleh Sony Music Indonesia (April 2003) lalu. Gemerlap sinar Boomerang itu, malam nanti akan berpijar di atas panggung raksasa, di depan Gedung Rimba Graha Jl Pahlawan Semarang dalam konser bertajuk "Super Night Party to 2004". Selamat menyaksikan; dan Selamat Tahun Baru 2004. |