logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 31 Desember 2003 Semarang & Sekitarnya  
Line

Pencalonannya Dipersulit

SALATIGA - Pendaftaran kader PDI-P Kota Salatiga, R Bambang Pamularsih, sebagai calon legislatif di DPRD dipersulit pengurus DPC. Padahal, Ketua Komisi D DPRD Salatiga itu memperoleh kemudahan dari pengurus DPD dan PAC Kecamatan Tingkir di urutan jadi Kecamatan Tingkir. ''Entah faktor apa pencalonan dia dipersulit pengurus DPC,'' kata YMT Ketua PAC PDI-P Kecamatan Tingkir, Yohanes Baptista Maryoto, Selasa (30/12).

Bukti kesulitan yang dirasakan Bambang ketika meminta tanda tangan pemberkasan calon ke kantor KPU. Dia kesulitan mencari Ketua DPC PDI-P Ny Sri Utami Djatmiko Wardojo sehari sebelumnya.

''Akhirnya pengurus DPC baru bersedia tanda tangan sekitar pukul 17.00, disaksikan Sekretaris Y Haryanto,'' kata Maryoto.

Walau bisa mendaftarkan diri sebagai calon dari Tingkir, Bambang tak bisa menduduki urutan pertama. Padahal, Maryoto sebagai YMT sudah menyatakan mengundurkan diri dan memberikan kesempatan kepada Bambang untuk menduduki urutan pertama dari daerah pemilihan Tingkir. ''Namun urutan pertama diduduki kader lain. Kabarnya dia di urutan keenam,'' kata Maryoto.

Bambang Pamularsih juga memperoleh kemudahan dari pengurus DPD Jateng. Itu tertuang dalam surat DPD bernomor 114-28/XII-A/2003 tertanggal 28 Desember 2003 yang ditandatangani Wakil Ketua H Suryo Sumpeno dan Sekretaris Drs Maulen Sinaga MSi.

Berdasar hasil verifikasi yang dilakukan DPD, DPD menggunakan hak untuk menugasi Bambang Pamularsih sebagai calon di nomor urut 1 daerah pemilihan Kecamatan Tingkir.

''Selanjutnya DPC diminta membantu mempersiapkan berkas yang dibutuhkan,'' tulis Suryo Sumpeno, soal kemudahan pencalonan Bambang.

Sekretaris DPC PDI-P Salatiga, Y Haryanto, menyatakan dia dan pengurus lain sama sekali tak bermaksud ''menyingkirkan'' Bambang dari pencalonan di DPRD Salatiga. Sebab, berdasar kesepakatan Bambang akan dicalonkan untuk DPRD Jateng.

Namun ketika Bambang menyatakan tak bersedia dengan memberikan surat tertulis waktunya sudah habis. Jadi dia dinyatakan tetap mencalonkan diri untuk DPRD Jateng.

''Semua kader memperoleh kesempatan sama. Kami berusaha menghindari like and dislike dalam urusan ini,'' kata Haryanto.

Dalam proses selanjutnya pengurus DPC bersedia mengakomodasi surat dari DPD PDI-P Jateng. Hanya Bambang tak bisa menduduki urutan jadi. (A2-45g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA