logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 31 Desember 2003 Ekonomi  
Line

Kredit Perbankan Jateng Naik 18,4%

SEMARANG - Kinerja bank umum di Jateng hingga November 2003 meningkat cukup signifikan dibandingkan dengan Desember 2002. Salah satu indikatornya adalah peningkatan perbandingan antara kredit yang disalurkan dan dana pihak ketiga atau Loan to Deposit Ratio (LDR) yang naik 7,1% dari 57,3% menjadi 64,4%.

''Peningkatan kredit tersebut sejalan dengan upaya Bank Indonesia (BI) untuk secara bertahap menurunkan suku bunga Serfifikat Bank Indonesia (SBI) ke level kondusif yang diharapkan bisa menurunkan suku bunga kredit sehingga sektor riil dapat bergerak,'' ungkap Bachri Ansjori, Pemimpin BI Semarang, kemarin.

Ia mengungkapkan hal tersebut pada seminar bertema ''Evaluasi Perekonomian Regional Jateng 2003 dan Prospeknya pada 2004'' di Gedung BI Jl Imam Barjo, Semarang.

Total aset, lanjut Bachri, juga naik 0,8% menjadi Rp 50,547 miliar. Dana pihak ketiga yang dihimpun naik 5,5% menjadi Rp 41,763 miliar, sedangkan penyaluran kredit meningkat 18,4% menjadi Rp 26,946 miliar sehingga LDR-nya naik.

''Namun kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) sedikit meningkat dari 2,8% menjadi 2,9%. Untuk itu, perbankan Jateng perlu lebih berhati-hati dalam mengelola portofolio kreditnya,'' tuturnya.

Menggembirakan

Ia mengatakan, secara umum perekonomian Jateng selama 2003 menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Berdasarkan data terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi diperkirakan mencapai 4,22% atau lebih tinggi dari tahun 2002 sebesar 3,45%.

''Pertumbuhan ekonomi Jateng itu juga lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi nasional sekitar 3,5% - 4%,'' ujarnya.

Pertumbuhan ekonomi nasional triwulan III tahun 2003 sebesar 2,93%, sedangkan Jateng 1,15% setelah triwulan sebelumnya mengalami kontraksi minus 0,36%.

Dari segi penawaran, lanjut dia, pertumbuhan ekonomi Jateng selama triwulan III 2003 terutama disebabkan oleh sektor industri pengolahan dan sektor perdagangan, hotel, dan restoran yang tumbuh masing-masing 1,27% dan 0,66%.

Dari sisi permintaan, pertumbuhan positif hampir terjadi pada semua komponen, terutama konsumsi pemerintah yang tumbuh 11,48%. (G2-53n)

Perkembangan Indikator Bank Umum Jateng Indikator Desember 2002 November 2003

Jumlah Bank 39 39 Jumlah Kantor Bank 1.570 1.575 Total Aset (Rp miliar) 50,1 50,5 Dana Pihak Ketiga (Rp miliar) 39,6 41,8 - Giro 7,8 8,0

- Tabungan 15,9 18,1

- Deposito 15,9 15,7

Kredit (Rp miliar) 22,6 26,9

LDR (%) 57,3 64,4

Sumber: BI Semarang (Desember 2003)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA