logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 22 Desember 2003 Sala  
Line

Punuk di Punggung Pertanda Kena Osteoporosis

APAKAH saya menderita osteoporosis? Hingga sekarang deteksi dini terhadap osteoporisis atau kelainan metabolis tulang atau penurunan massa tulang tanpa disertai matriks tulang merupakan hal yang sulit dilakukan.

Biasanya kondisi seperti itu tampak jelas oleh dokter dan pasien pada saat pengurangan massa tulang sudah meluas dan tidak dapat diubah. Contohnya, sekitar 40% massa tulang seseorang berkurang pada rongga dada atau bagian bawah tulang belakang sebelum dilihat dengan X-ray biasa.

''Jika 40% massa tulang seseorang berkurang, dia telah menderita osteoporosis dengan kecenderungan patah tulang sangat tinggi. Kadang-kadang juga ditandai dengan berkurangnya tinggi badan beberapa inci dan timbulnya punuk di punggung. Jika sudah demikian, kondisi tersebut sulit bahkan tidak dapat dikembalikan,'' kata dr Hardiyanto SpRad dalam seminar osteoporosis, beberapa waktu lalu.

Seminar yang digelar Kesatuan Gerak PKK Karanganyar di aula pendapa rumah dinas bupati itu merupakan kegiatan kali kedua. Berbeda dari sebelumnya, setelah seminar diadakan pemeriksaan gratis para penderita osteoporosis di ruang PKK, terutama wanita lanjut usia.

Hardiyanto melanjutkan, seperti penyakit kronis lainnya semacam atherosclerosis atau tekanan darah tinggi, osteoporosis merupakan penyakit hening. Artinya, penyakit itu tidak memberikan tanda atau gejala sebelum patah tulang terjadi atau penyakit itu mengidap. Namun, masyarakat tidak perlu khawatir. Sebab, dunia kedokteran telah mengembangkan cara akurat dan tepat untuk mengukur massa tulang, sehingga seseorang dapat mengetahui secara dini risiko perkembangan osteoporosis.

''Kemajuan deteksi ini sama dengan kemajuan deteksi penyakit jantung yang menggunakan pengukuran kolesterol untuk mengetahui atau menentukan perkembangan penyakit jantung, sehingga sangat membantu,'' kata dia yang berpasangan dengan dr Eddy Raharjo dalam seminar.

Tanda dan Gejala

Secara mudah diagosis osteoporosis dapat dilakukan dengan adanya patah tulang punggung, pinggul, atau pergelangan tangan atau tulang lain pada pria atau wanita yang lebih tua.

Namun, bagaimana cara mendeteksi jika patah tulang tidak terjadi? Hal ini dapat dilihat pada wanita baik yang mengalami patah tulang maupun tidak, pengukuran massa tulang dapat memberitahukan risiko patah tulang sekarang atau pada masa yang akan datang.

Massa tulang yang diukur pada tulang bagian mana pun dapat menentukan risiko patah tulang, terutama wanita.(Langgeng Widodo-14e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA