logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 22 Desember 2003 Berita Utama  
Line

Pemilu 2004

DPP PKB Terima Banyak Pengaduan

JAKARTA- Puluhan surat keberatan terhadap sejumlah nama calon legislatif (caleg) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah dilayangkan ke DPP partai itu untuk mendapatkan perhatian. Namun pada sisi lain, ditengarai laporan keberatan itu sebagian besar berkaitan dengan persaingan dalam proses pencalonan.

Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB Drs Arifin Junaedi mengemukakan hal itu dalam percakapan dengan Suara Merdeka di Jakarta, petang kemarin. ''Kami menerima banyak surat, SMS, bahkan ada yang datang langsung menyampaikan surat keberatan tersebut. Jumlahnya 50 lebih. Dengan demikian, hari ini kami di DPP membahas surat-surat itu,'' ujarnya.

Dia menjelaskan, surat keberatan itu berkaitan dengan kondisi caleg untuk DPRD kabupaten/kota, DPRD Provinsi, bahkan juga untuk DPR Pusat. ''Mereka yang mengajukan keberatan itu umumnya memberikan informasi kepada DPP, misalnya si Fulan begini ... begini ... kenapa ditempatkan pada nomor satu di DPRD. Adapun untuk DPR Pusat, ada yang minta supaya si Fulan ditempatkan pada nomor buntut saja,'' ujar Arifin Junaedi.

Menanggapi surat-surat tersebut, DPP pertama-tama yang akan dilihat adalah siapa pengirimnya terlebih dulu, kemudian menghubungi nama-nama mereka yang dilaporkan. ''Di samping itu, kami juga melihat langkah yang dilakukan oleh DPC ataupun DPW dalam memproses pencalonan, (apakah) sudah sesuai dengan juklak atau belum.''

Bila ternyata dalam pengaduan itu memang terdapat bukti-bukti, misalnya proses pencalonan yang dilakukan DPC dan DPW tidak sesuai dengan juklak, maka DPP akan mengubah daftar calon tersebut.

''Akan tetapi, jika laporan itu tidak terbukti dan DPC serta DPW telah memproses sesuai dengan juklak, laporan itu tidak akan diperhatikan,'' tegas Arifin Junaedi.

Dia mengungkapkan, dari surat-surat yang masuk dapat diketahui bahwa sebagian besar karena persaingan atau ketidakpuasan pada nomor urut.

Saat ditanya, apakah penyusunan daftar caleg PKB sudah mendekati selesai, Arifin Junaedi menjawab belum selesai karena masih banyak bakal caleg yang belum mengembalikan formulir. Dalam dua tiga hari ini, nama dalam daftar caleg akan diuji publik. ''Dalam uji publik itu, nanti mungkin akan lebih banyak lagi laporan-laporan atau tanggapan-tanggapan dari masyarakat.''

Terhadap bakal caleg yang belum mengembalikan formulir pencalonan tersebut, DPP masih terus menunggu sampai mereka semua mengembalikannya. ''Meski demikian, DPP tidak bisa menunggu terlalu lama. Sebab, kami juga akan segera mengumumkan kepada publik,'' katanya.(nas-78j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA