logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 22 Desember 2003 Jawa Tengah - Pantura  
Line

Redam DB, DKK Perlu Alat Dengaustick

TEGAL - Jajaran Dinas Kesehatan Kota Tegal kini mewaspadai kemungkinan serangan penyakit Demam Berdarah Dengau (DBD) pada Januari 2004 akan mencuat. Ini karena pada Januari 2003 hingga Oktober 2003 lalu, terdapat 488 kasus yang muncul dengan korban 10 orang tewas. Untuk meredam kemungkinan berjangkitnya penyakit itu, pada Januari 2004 DKK memerlukan peralatan dengaustick.

Kepala DKK dr Achmad Soegito, Sabtu, belum berhasil dihubungi. Kasi Pemberantasan Penyakit Menular (PPM), Haryanto, kemarin membenarkan pihaknya terus mewaspadai kemungkinan berjangkitnya kembali DBD. Untuk mempersiapkan kemungkinan itu, diakui DKK memerlukan alat yang disebut dengaustick. Alat ini bisa didrop ke Puskesmas.

Menurut Haryanto, alat itu dibutuhkan karena bisa mendeteksi dengan cepat apakah seorang pasien terserang penyakit DBD atau tidak. Untuk pengadaan itu, dia akan meminta anggaran ke Pemkot, yang diharapkan bisa disetujui DPRD. ''Kendati serangan DBD pada Januari-Oktober lalu merupakan siklus lima tahunan, pada 2004 kami harus tetap waspada,'' ujarnya.

Haryanto belum bisa memastikan harga alat tersebut. Namun DKK setidaknya membutuhkan dengaustick sekitar 500 buah. Alat itu kemudian dibagikan kepada empat Puskesmas induk dan rumah sakit tertentu.

Tentang persediaan obat seperti Abate, kata Mantri Kesehatan ini, diakui sudah cukup. Bahkan DKK sudah mendayagunakan peran petugas Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Dari Oktober 2003 hingga 21 Desember, jumlah penderita DBD juga menurun drastis.(aj-74)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA