logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 22 Desember 2003 Jawa Tengah - Banyumas  
Line

Caleg PAN Cilacap Diperkenalkan

CILACAP - DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Cilacap dalam acara silaturahmi di Gedung Wisma Darussalam Jl Jenderal Soedirman, Minggu (21/12), memperkenalkan para calon anggota legislatif (caleg) yang akan dipilih dalam pemilu 2004 kepada massa PAN yang hadir.

Caleg PAN untuk DPR RI yang diperkenalkan, antara lain Dr Fuad Bawazier MA, HM Junaedi SE, Ir Thamrin, dan Ir Gustomi. Caleg untuk DPRD Provinsi Jateng yaitu Ir Taufik Muhtar MM dan Ir Wahyu SH MM.

Caleg untuk DPRD Kabupaten Cilacap meliputi caleg dari daerah pemilihan (DP) I yaitu HM Hanafi, Drs Nasam, Nur Hidayat SPd, dan Edy S Prabowo. Caleg dari DP II, yaitu Masdar Maksum, H Kuswan Hasan SE, dan Kuat SE. Caleg dari DP III, yaitu H Khayyun, Arman Suryaman SH, Suwarman, H Rasman, HM Y Abdullah, Ny Ugi Prastiwi, dan Ny Siti Khasanah.

Caleg dari daerah pemilihan IV, yaitu Aang Hartadi, Sidikin SE, Mardiyanto, Eni Harun, dan Kelik Sudarmanto. Caleg dari daerah pemilihan V, yaitu Barokatun Anan SE, Tri Putro Wahyunanto, dan Otong. Caleg dari DP VI, yaitu Kamaludin, Iing Sutamsi, Ade Rahmat, Mikun, A Sahirin, Iwan Setiawan, Umi Siti Amanah SAg, Muhajir basyumi, dan Maskur.

Ketua DPD PAN Cilacap Ir Taufik Muhtar MM mengatakan, para caleg PAN harus saling bekerja sama dan berkoordinasi secara baik. Jangan sampai sesama caleg saling bersaing karena hal itu hanya akan merugikan partai.

Bila nanti sudah menjadi anggota legislatif, setiap caleg harus bekerja keras dan berupaya semaksimal mungkin agar pemerintahan kita menjadi lebih baik.

Semua itu demi kepentingan bangsa dan negara. Selain itu, para caleg jangan sampai melupakan partai beserta konstituennya.

Taufik menyebutkan, PAN menjadi peserta pemilu 2004 dengan nomor urut 13. Sebagian besar masyarakat menganggap 13 sebagai angka sial.

Namun, warga PAN tidak mempercayai hal itu. Justru dengan nomor urut 13, PAN harus membuktikan sebagai partai besar. Minimal PAN harus mencapai posisi tiga besar dalam urutan partai besar pemenang pemilu 2004.

"Yang lebih penting, kita harus dapat menjadikan Ketua Umum DPP PAN Prof Dr HM Amien Rais MA sebagai orang nomor satu di Indonesia," katanya.

Sementara itu, Fuad Bawazier mengatakan, sistem pemilu 2004 sudah jauh lebih baik daripada pemilu-pemilu sebelumnya. Sebab, masyarakat tidak hanya memilih gambar partai, tapi juga memilih gambar para calon wakil-wakil mereka yang akan duduk di lembaga legislatif.

"Dalam pemilu sebelumnya masyarakat hanya memilih gambar partai. Masyarakat sama sekali tidak tahu para calon wakil-wakil mereka yang akan duduk di lembaga legislatif. Jadi, pada waktu itu masyarakat seperti memilih kucing dalam karung. Dalam pemilu nanti masyarakat tidak lagi seperti memilih kucing dalam karung. Ini jauh lebih baik daripada pemilu yang lalu," katanya.

Karena dalam pemilu nanti masyarakat juga memilih gambar caleg, lanjut Fuad Bawazier, maka setiap caleg harus dikenal oleh masyarakat di daerah pemilihannya. Jadi, tidak ada salahnya bila sekarang banyak caleg yang rajin bersilaturrahmi dan berkenalan dengan masyarakat di daerah pemilihan mereka.

"Para caleg PAN juga harus pandai-pandai bersilaturrahmi dan memperkenalkan diri kepada masyarakat. Jangan sampai kalah dengan yang lain," tandas dia. (ag-20e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA