
| Senin, 22 Desember 2003 | Jawa Tengah - Banyumas |
Pemberi Informasi Pencurian Kayu Akan Diberi HadiahPURWOKERTO - Perum Perhutani KPH Banyumas Timur akan memberi penghargaan atau hadiah khusus kepada setiap warga yang bisa memberikan informasi para pelaku kejahatan pencurian/penjarahan kayu hutan. Upaya tersebut dilakukan untuk menekan ruang gerak komplotan pencurian kayu yang meresahkan, akhir-akhir ini serta untuk membangkitkan kepedulian warga agar bersama-sama menjaga hutan di negara ini. ''Kami akan memberi penghargaan kepada siapa pun yang bisa memberi informasi tentang pelaku pencurian atau penjarah hutan. Meskipun informasinya belum matang, tetapi alangkah baik kalau sudah masuk A 1,'' ujar Ajun Administratur KPH Banyumas Timur Suratno, Sabtu (20/12) kepada wartawan di ruang kerjanya. Suratno mengatakan, dari berbagai kasus pencurian hutan, sebenarnya warga banyak yang mengetahui pelakunya, lokasi penampungannya, dan siapa penadahnya. Namun warga belum bersedia memberi informasi, kemungkinan karena mereka tidak tahu bagaimana cara menyampaikannya atau mereka takut karena keselamatan jiwanya terancam. Untuk memudahkan penyampaian informasi, jelas dia, masyarakat bisa langsung menghubungi petugas di wilayah terdekat atau langsung telepon ke kantor KPH Banyumas Timur. Pihak Perhutani, kata dia, juga akan menjaga kerahasian identitas pelapor. ''Tidak susah kok sebenarnya memberi informasi kepada kami, kalau sulit lewat telepon ya bisa langsung kepada saya atau petugas kami di lapangan. Bahkan kalau ada oknum petugas kami yang terlibat, kalau terbukti, langsung diberi sanksi,'' tegas Ratno. Daerah Bawah Wilayah Perhutani KPH Banyumas Timur yang rawan terhadap pencurian justru berada di daerah bawah seperti Kebasen dan Rawalo. Adapun daerah atas, mulai daerah Purbalingga hingga lereng Gunung Slamet, Banyumas, relatif aman. Begitu pula kawasan hutan lindung di daerah Baturraden. Diakuinya, untuk menjaga keamanan wilayah hutan, kalau hanya mengandalkan petugas tidak akan bisa meng-cover secara keseluruhan. Karena itu, perlu terjalin kerja sama dengan komponen masyarakat lainnya yaitu pihak keamanan, masyarakat umum, pers, dan warga pinggiran hutan. Hadiah yang dijanjikan, ujarnya, akan disesuaikan dengan kadar informasi yang diberikan. Hadiah bisa berupa uang atau dalam bentuk lain. ''Yang jelas, kami sudah siapkan hadiah sebagai penghargaan bagi mitra kami. Ini hanya bagian dari upaya kami untuk menjaga kelestarian hutan di wilayah KPH Banyumas Timur,'' katanya. (G22-20n) |