logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 22 Desember 2003 Jawa Tengah - Kedu & DIY  
Line

Pengadaan Buku Tak Ada KKN

YOGYAKARTA - Banyaknya proyek bermasalah di Pemkot Yogyakarta membuat Wali Kota Herry Zudianto segera mengambil langkah. Dia memutuskan akan mengawasi lebih intensif proyek-proyek di lingkungan Pemkot. Agar efektif, dia menugaskan secara khusus Wakil Wali Kota Syukri Fadholi untuk melakukan hal itu.

Langkah tersebut diambil setelah ada kasus yang menimpa proyek-proyek di Pemkot. Dia minta Wakil Wali Kota mengordinasikan pengawasan di lapangan seluruh proyek-proyek yang akan, sedang, dan sudah berjalan.

''Yang akan diawasi meliputi keseluruhan proyek di Kota Yogyakarta. Seluruh proyek dari sisi pengerjaan fisik, baik yang kini sedang berjalan maupun yang akan datang,'' tandasnya kepada wartawan, kemarin.

Seperti telah diberitakan berkali-kali, sejumlah proyek di lingkungan Pemkot ternyata bermasalah. Ada yang hasilnya tidak sesuai dengan perjanjian, ada pula yang waktu penyelesaiannya molor. Karena itu, Herry minta agar dinas terkait melakukan evaluasi dan pihaknya bakal menegur rekanan yang salah. Begitu pula jika ada anak buahnya yang tidak benar.

Diundang

Pada bagian lain, Wali Kota Herry Zudianto mengakui, pihak eksekutif memang diundang untuk mengikuti acara lokakarya yang diselenggarakan oleh Balai Pustaka di Jakarta. Hanya, yang hadir pada kesempatan itu adalah Wakil Wali Kota Syukri Fadholi.

Pernyataan itu dia ungkapkan menanggapi kontroversi keberangkatan anggota Dewan kota dan eksekutif ke Jakarta dalam lokakarya pendidikan nasional yang diselenggarakan Balai Pustaka.

Herry menegaskan, Pemkot tidak akan terpengaruh dengan kepergian anggota Dewan dan eksekutif ke Jakarta berkaitan dengan proses pengadaan buku, meskipun banyak pihak yang curiga kepergian tersebut berkaitan dengan proses pengadaan buku-buku di Kota Yogyakarta.

Pihaknya menyerahkan teknis pengadaan buku ke Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kota karena secara teknis yang mengetahui adalah dinas terkait. ''Soal teknis pengadaan buku yang tahu Pak Sugito (Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kota-Red), tanya saja dia bagaimana operasionalnya. Yang jelas dalam proses pengadaan buku itu tidak ada KKN.''

Herry mengatakan, hal itu perlu ditegaskan karena dalam bidang pendidikan dia tidak akan main-main. Persoalannya bidang pendidikan tidak hanya menyangkut hal yang bersifat fisik, tapi memiliki tujuan lebih tinggi lagi, mencerdaskan kehidupan bangsa.(D19-76e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA