
| Senin, 22 Desember 2003 | Jawa Tengah - Muria |
Kaum Cacat, Jompo dan Yatim Piatu Dapat Dana P2KPKUDUS- Dana Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) yang total bernilai Rp 12,5 miliar, sampai pertengahan Desember 2003 baru cair 20 persen. Dana tersebut untuk mengatasi kemiskinan di perkotaan Kabupaten Jepara, Kudus, Pati, Rembang, dan Blora. "Ada113 desa/kelurahan sasaran. Sampai 15 Desember yang sudah cair 20 persen untuk 57 kelurahan. Sisanya sedang dalam proses di Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara (KPKN)," kata Team Leader Konsultan Manajemen Wilayah (KMW) VIII Jateng, Drs Nurdiyanto Msi, kemarin. Disadari, peserta P2KP sangat berharap dana Bank Dunia tersebut dapat secepatnya cair. "Itu bisa dimaklumi. Tetapi aturan mainnya memang harus bertahap. Tahap pertama cair 20 persen, kedua 50 persen dan tahap ketiga sisanya 30 persen," ujarnya. Setiap kelurahan mendapat dana bantuan rata-rata sekitar Rp 100 juta. Santunan Tahap pertama P2KP digunakan untuk memberikan santuan kepada masyarakat yang tidak mampu. "Kami sudah memberikan antara lain di Desa Ngepungrejo Kecamatan Pati 18 Desember lalu," tambah juru bicara KMW VIII, Dra Landriana Msi. Dana tersebut disalurkan untuk 89 warga jompo, 23 orang cacat tetap, dan 13 anak yatim piatu. Selain itu untuk bea siswa 11 anak tidak mampu, dan untuk merehab rumah tujuh warga. "Seluruhnya bernilai Rp 4.990.000." Senior Fasilitator Kabupaten Pati Drs Kurniawi MSi menyatakan santunan tersebut merupakan bagian kegiatan P2KP. "Dana masyarakat ini dalam penggunaannya juga harus diawasi masyarakat pula."(P7-49) |