logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 15 Desember 2003 Semarang & Sekitarnya  
Line

Ketahuan, Peneror melalui SMS

UNGARAN- Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya akan jatuh jua. Sepandai pandai melakukan ''teror'' dan fitnah melaluishort message services (SMS), akhirnya dapat diketahui juga siapa pengirim pesan pendek melalui ponsel.

Hal itu dialami salah seorang staf Bupati Semarang H Bambang Guritno, yang beberapa waktu lalu ''rajin'' berkirim SMS berkaitan dengan suksesi sekda di Bumi Serasi tersebut.

Sebagai pejabat publik dia memiliki nomor HP. Salah satu di antaranya memiliki akses jaringan internasional. Untuk nomor ini hanya beberapa pejabat di lingkungan Pemkab yang mengetahui.

Suatu saat, tatkala dia sedang melakukan perjalanan dinas ke Beijing, ada nomor baru yang menghubunginya. Ketika diangkat, terdengar suara ''Assalamualaiakum Pak Bupati....''. Bambang mengenal betul suara salah seorang staf yang menyapanya itu. Staf tersebut dikenal sangat ''energik'' dalam melayani pimpinannya, tetapi tidak ''energik'' dalam melayani masyarakat.

Karena nomor itu bukan nomor yang biasa digunakan pejabat tersebut, Bambang berinisiatif memasukkan dalam memori. Belakangan nomor tersebut sangat ''aktif'' menghubunginya melalui SMS yang berisi cacian, makian, dan fitnah.

''Dia lupa, kalau nomor itu pernah digunakan untuk menghubungi saya ketika di Beijing'', kata Bambang, sembari menunjukkan salah satu isi SMS itu. Beberapa nama hewan yang ada di kebun binatang tertulis dalam pesan itu. Sebuah sumber menyebutkan, Bupati sudah kehabisan kesabarannya. Mungkin saja pejabat yang dimaksud akan mendapat ''hadiah'' nonjob agar dia lebih memiliki banyak waktu untuk berkirim SMS. (C17-84k)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA