| INDEKS BERITA HARI INI | Rabu, 3 Desember 2003 |
|
Rencana Damai Tandingan Dipuji
JERUSALEM - Israel mendesak Menlu AS Colin Powell agar tidak bertemu dengan para arsitek '' rencana damai tandingan'' Timur Tengah. Diingatkan, adalah keliru bagi AS bila memberikan persetujuan tidak resmi terhadap rencana damai tersebut. |
Ratusan Diplomat Mogok
WASHINGTON - Ratusan diplomat, termasuk sejumlah dubes Prancis di sejumlah pos dunia, melakukan mogok kerja sehari pada Senin lalu. Mereka memprotes langkah Paris memangkas anggaran dinas luar negeri. |
|
|
Musuh AS Menjadi Ketua Partai Buruh
CANBERRA - Mark Latham, ketua baru Partai Buruh Australia, dikenal sebagai tokoh muda yang berbicara lantang terbuka mengenai berbagai soal, termasuk penentangannya terhadap AS. |
Inggris Gagalkan Aksi Teror
LONDON - Kepolisian Inggris mengklaim telah menangkap empat pria di London, Selasa kemarin. Keempatnya dituduh memerintahkan, merencanakan, atau mencoba melakukan serangan teror. |
|
|
Dua Tentara India Tewas di Kashmir
SRINAGAR - Dua tentara India dan dua militan garis keras tewas dalam pertempuran sengit di Kashmir, Selasa. Sebanyak 18 anggota polisi terluka, kata polisi. Pertempuran terjadi di Distrik Pulwama, Kashmir bagian selatan, ketika tentara India mengepung Desa Kapran dalam suatu operasi pencarian, kata seorang juru bicara polisi. |
AS Cabut Ketentuan Wajib Lapor
WASHINGTON - Departemen Keamanan Dalam Negeri AS sejak Senin menghentikan ketentuan imigrasi yang mewajibkan warga asing melaporkan kehadiran mereka secara berkala. Aturan imigrasi itu diterapkan setelah serangan 11 September 2001, dan khususnya ditujukan bagi warga negara-negara Timur Tengah, terutama negara-negara tempat jaringan Al Qaedah diketahui beroperasi. |
|
|
Tidak Seorang pun Pilot BA Pernah Berpapasan Air Force One
WASHINGTON - Perusahaan penerbangan Inggris, British Airways (BA), mengatakan tidak seorang pun pilotnya pernah berpapasan dengan pesawat Air Force One (pesawat kepresidenan AS), saat Presiden AS George W Bush melakukan penerbangan rahasia ke Bagdad. |
||