
| Rabu, 3 Desember 2003 | Sala |
Bantu Jual Bensin, Balita Terbakar
KLATEN - Sungguh mengerikan, sekujur tubuh Ardian Eka Putera melepuh akibat terbakar saat dia membantu ibunya menuang bensin dagangan ke dalam botol. Sampai kemarin sore bocah lucu berusia 5,5 tahun itu dirawat di ruang perawatan intensif khusus untuk anak-anak RS Dr Soeradji Tirtonegoro, Klaten. Ardian adalah anak pasangan Yadi (32) dan Anik Purwanti (25), warga Desa Sabranglor Kecamatan Trucuk. Mereka memiliki kios bensin eceran yang sekaligus tempat tambal ban. Pagi itu sekitar pukul 06.30, Michael Nugroho, tetangganya, datang untuk menambalkan bannya di kios Yadi. Setelah diperiksa lubang di bannya ada dua. Sementara itu, seperti biasa setiap pagi Anik Purwanti menakar dan menuang bensin dari jerigen ke dalam botol-botol agar siap dijual. Ardian yang lengket dengan ibunya, berada di sisinya. Dia membantu ibunya menutup botol yang sudah dituangi bensin. Malang, tiba-tiba api dari tungku tambal ban menyambar jerigen bensin yang sedang dituang Anik ke dalam botol. Begitu api menyambar langsung terjadi ledakan. Anik kaget, melihat api berkobar wanita itu panik dan lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Sayang, Ardian yang masih kecil tak sempat melarikan diri. Dia terjebak dalam kobaran api yang semakin besar dalam rumahnya. Dalam waktu sekejap, tubuh bocah malang itu terbakar tanpa dia tahu harus bagaimana. Melihat kejadian itu, Yadi yang sedang menambal ban langsung masuk ke rumah untuk menolong anak lelakinya. Tetapi terlambat, api sudah membakar sekujur tubuh anak kesayangannya. Saat dibawa keluar rumah, kulit tubuh Ardian sudah melepuh, sekitar 80% kulit tubuhnya tampak menghitam, baju dan rambutnya juga nyaris habis terbakar.(F5-74k) |