logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 3 Desember 2003 Olahraga  
Line

FIFA Ragukan Keabsahan Kemenangan MU

LONDON- Presiden FIFA Sepp Blater mempertanyakan keabsahan sembilan pertandingan yang dilaksanakan oleh Manchester United di Liga Inggris dan Liga Champions, menyusul tetap diturunkannya Rio Ferdinand yang tengah dalam penyidikan kasus doping. Ferdinand mangkir dari pemeriksaan rutin doping yang dilakukan oleh Football Asociation (FA) pada 23 September lalu dan telah dikeluarkan dari tim nasional dua pekan kemudian --yang membuatnya harus absen dalam pertandingan play-off melawan Turki di Istanbul pada 11 Oktober. Namun sejak itu, Manchester United tetap memainkannya, baik di Liga Inggris maupun Liga Champions.

''Ada aturan dalam permainan ini, dan saya kira mereka (Manchester) memahaminya. Bisakah anda mengakui hasil yang mereka dapat dengan cara seperti itu (tetap menurunkan pemain yang tengah dalam penyidikan kasus doping)?'' tanya Blatter.

Ferdinand menjadi pemain belakang termahal sepanjang sejarah, setelah Manchester menariknya dari Leeds United tahun 2002 lalu. Bek tengah internasional itu dibeli seharga 47 juta dolar AS, bahkan lebih mahal jika dibandingkan ketika juara bertahan Inggris tersebut melepas ikon mereka, David Beckham, ke Real Madrid awal musim ini yang cuma senilai 41,3 juta dolar AS.

Di Manchester, dia menjadi pemain utama lini belakang bersama Gary Neville, Qiunton Fortune, dan David O'Shea. Pada 1 Oktober lalu, Ferdinand absen di Liga Champions saat timnya menghadapi wakil Jerman VfB Stuttgart dan ironisnya, mereka menderita kalah 1-2.

FA memiliki aturan bahwa pemain yang mengabaikan atau menolak menjalani pemeriksaan doping, maka dia diperkirakan menggunakannya dan dapat dijatuhi hukuman dua tahun larangan bertanding. Tes doping dilakukan secara random menjelang pertandingan atau latihan resmi. Ketika itu, Ferdinand sebenarnya sudah ''bersedia lagi'' menjalani tes doping, namun itu dilakukannya pada 36 jam setelah ''semestinya dia melakukan tes''. Ketua FA Gordon Taylor menegaskan, Ferdinand berada dalam pemeriksaan dan sanksi terhadap pemain itu akan dijatuhkan setelah dengar pendapat antarmereka dilakukan bulan depan.

Kecewa

Intervensi Presiden FIFA Sepp Blatter atas kasus Rio Ferdinand ternyata membuat Manchester United menjadi gerah. Kepala Eksekutif MU David Gill menyatakan, kritikan Blatter terhadap mereka sangat tidak dapat mengerti. Apalagi Presiden FIFA ini juga mengatakan bahwa Ferdinand seharusnya di depak dari line-up MU setelah tuduhan tersebut dibuat. Blatter juga menyatakan Ferdinand tidak boleh bermain hingga memberikan alasannya kepada Komisi Disiplin.

FA Inggris berjanji akan mengumumkan tanggal untuk mendengar alasan Ferdinand dalam satu-dua hari ini. Namun, FA akan melakukan pembicaraan terlebih dahulu dengan Blatter, menyangkut tindakan MU yang tetap membiarkan Ferdinand bermain hingga hukuman dijatuhkan.

Bek internasional Inggris ini telah ikut tampil memperkuat MU saat dikalahkan Chelsea 0-1 di Stamford Bridge. (rtr,F3-77)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA