
| Rabu, 3 Desember 2003 | Semarang & Sekitarnya |
10% PNS Mangkir KerjaUNGARAN- Pada hari pertama masuk kerja, sekitar 10% PNS di lingkungan Kabupaten Semarang dinyatakan mangkir, atau tidak masuk kerja. Hal itu diungkapkan Ir Piyono, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Semarang yang melakukan pantauan secara langsung ke beberapa instansi. ''Dari pantauan, sekitar 90% PNS masuk pada hari pertama. Tim memantau Dinas Pertanian, Perhubungan, Pariwisata, Dipenda,dan beberapa kantor lain,'' kata dia. Dia menambahkan, 10% PNS yang belum masuk kerja, menurut pantauan dia, karena banyak yang mudik ke luar Jawa. Alasan tersebut dapat dimaklumi, karena untuk kembali ke Jawa dibutuhkan waktu yang agak lama. ''Namun, bagi yang belum atau tidak masuk kerja selama tiga hari berturut-turut, sedangkan alasannya tidak tepat, akan diberi peringatan secara lisan. Namun, jika tetap tidak masuk kerja selama 10 hari berturut-turut dengan alasan yang tidak jelas pula, mereka akan diberi teguran secara tertulis.'' Silaturahmi Pada saat pengecekan, Piyono sekaligus bersilaturahmi kepada PNS yang masuk kerja. Itu memang cara agar tidak kelihatan sedang mengadakan pengecekan, sehingga tidak berkesan melakukan inspeksi mendadak (sidak). Bagian Humas Pemkab juga tidak luput dari pengecekan Piyono. Bahkan, Kabag Humas Drs Sudaryanto sempat menyambut dan menyalami Piyono. ''Wah, bagus. Halalbihalal sambil melakukan pengecekan,'' ujar Daryanto. Di Salatiga Sementara itu dua persen dari sekitar 800 pegawai negeri sipil (PNS) Pemkot Salatiga sejak Senin hingga kemarin membolos kerja. Data tentang mereka sudah disampaikan kepada Wali Kota KRHH Totok Mintarto Notonagoro. Kepala Bagian Kepegawaian Daerah (BKD) Salatiga Drs Subandi mengatakan hal itu, Selasa (2/12). Hanya, dia mengaku tak tahu persis jumlah PNS yang masih membolos pada hari kedua masuk kerja. Sebab, data presensi tiap-tiap PNS di instansinya masih direkap anak buahnya. Namun dia memperkirakan angkanya dua persen. ''Sejak Senin hingga Selasa, seusai apel saya langsung menugasi beberapa staf untuk mengambili daftar masuk PNS. Sekarang masih direkap, namun angkanya sekitar dua persen itu,'' kata Subandi. Kalaupun dari luar kantor tampak sepi, itu disebabkan mereka sedang menyelesaikan tugas di ruang kerja masing-masing. ''Contohnya anak buah saya yang sekarang sibuk menyelesaikan pemberkasan calon PNSD. Sebagian besar saya kerahkan ke sana untuk menyelesaikan tugas tersebut. Sebab, 10 Desember harus sudah kami kirim ke Jakarta,'' kata dia. Dia juga menerangkan, beberapa pejabat masih mengikuti studi banding bersama anggota legislatif di Badung, Denpasar, Bali. Sebagian PNS yang sudah masuk kerja, lanjut Subandi, meninggalkan Balai Kota pukul 15.30. (H4, A2-83c, 84i) |