logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 22 November 2003 Sala  
Line

Sragen Akan Miliki Industri Pakaian Jadi

SRAGEN-Sragen maju selangkah lagi dalam industri garmen. Tak lama lagi kabupaten itu memiliki industri pakaian jadi. Ide pendirian industri pakaian diawali dari penandatanganan kerja sama antara Bupati H Untung Wiyono sebagai pihak pertama dan Richard Otto Rompis, Direktur PT Metro Corp Indonusa selaku pihak kedua.

''Dalam naskah kerja sama, Pemkab Sragen setuju menyediakan lahan, perizinan, peralatan mesin, tenaga kerja, pusat pelatihan dan jaminan keamanan,'' kata Kabid Kehumasan Drs Totok Sutrisnanto, belum lama ini.

Adapun PT Metro Corp Indonusa menyediakan tenaga profesional, keuangan, pemasaran, teknis industri dan pergudangan serta stok barang. Selain itu, pihak kedua bersedia menyediakan order dan kain, serta materi pelatihan, menyalurkan tenaga terampil untuk dipekerjakan baik di dalam maupun luar negeri.

Perjanjian kerja sama saling menguntungkan antara Pemkab dan PT Metro Corp Indonusa akan berlangsung 10 tahun.

Bupati H Untung Wiyono menjelaskan, pendirian perusahaan pakaian jadi digarap melalui tiga tahap. Pertama akan dibangun pusat pelatihan di kompleks Badan Litbang Diklat di areal 300 m2 dengan 150 mesin senilai Rp 300 juta. Hal itu bertujuan untuk melatih pekerja sebagai calon operator teladan. Mereka akan ditempatkan di satelite factory.

Awal Desember

Mulai awal Desember pusat pelatihan sudah bisa dipakai dengan kelengkapan 50 mesin, dilanjutkan dengan pelatihan pada Januari dan Februari 2004.

Tahap kedua, satelite factory akan menempati lahan bekas SDN 4 Sine seluas 294 m2 dengan peralatan mesin 150 buah. PT Metro Corp Indonusa akan memberikan order kapada satelite factory dengan target 3.600 potong baju yang pelaksanaannya dimulai awal Maret 2004.

Tahap terakhir, kerja sama Pemkab dan PT Metro menyediakan 300 mesin di lokasi bangunan ukuran 3.000-5.000 m2 dan menempati workshop Badan Libang Diklat Jalan RA Kartini Timur, Kelurahan Plumbungan, Sragen. ''Saya berharap tenaga kerja diambil dari Sragen. Hal itu untuk mengatasi pengangguran selain meningkatkan pendapatan asli daerah,'' ujar Bupati H Untung. (nin-14e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA