logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 22 November 2003 Sala  
Line

Belum Semua Bus ''Nyodok'' Angkut Pemudik

WONOGIRI-Karena masih sepi calon penumpang, belum semua bus Wonogiri yang nyodok (berangkat kosongan-Red) ke Jakarta untuk angkutan Lebaran, Jumat (21/11) kembali ke Wonogiri. Diperkirakan ledakan penumpang mudik akan terjadi Sabtu (22/11) ini atau Minggu (23/11) besok.

Kalangan pengusaha bus Wonogiri menyatakan, bus-bus yang telanjur nyodok ke Jakarta diperintahkan tetap bertahan di Ibu Kota, menunggu ledakan arus mudik. ''Bus-bus yang telanjur nyodok saya perintahkan tetap bertahan di Jakarta menunggu ledakan arus mudik,'' kata Direktur PO Bus Tunggal Dara Drs Mulyadi MM yang juga Sekda Kabupaten Wonogiri.

Kepala Unit Pengelola Teknis Daerah (UPTD) Terminal Induk Giri Adipura Wonogiri Sularso mengatakan, arus mudik masih relatif sepi. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, ledakan mudik akan terjadi pada H-3, yakni Sabtu (22/11) ini. Sebab, mengacu pada data arus mudik tahun lalu, ledakan arus mudik juga baru terjadi H-3, yakni tercatat datang 313 bus dengan 10.153 penumpang. Bersamaan dengan itu, terjadi keberangkatan 971 bus dengan 1.409 penumpang.

Pada H-4, Jumat (21/11), tercatat 257 bus dengan mengangkut 6.017 penumpang. Jumlah ini tergolong meningkat dibandingkan dengan hari sebelumnya, yakni 234 bus dengan 5.418 penumpang.

Pada H-6, tercatat kedatangan 180 bus (4.185 penumpang) dan pada H-7 kedatangan 169 bus (3.699 penumpang).

Masa Liburan

Sularso mengatakan, prediksi ledakan penumpang mudik akan terjadi pada H-3 dan H-2 dikaitkan dengan masa liburan pekerja swasta di Jakarta yang baru berlangsung Jumat (21/11). Kalau mereka langsung mudik, kedatangan mereka di Wonogiri diperkirakan baru akan terjadi Sabtu atau Minggu (22-23/11). Berdasarkan catatan angkutan Lebaran dari H-7 sampai dengan H+10 tahun 2002 lalu, tercatat datang 2.857 bus dengan mengangkut 58.645 pemudik dan keberangkatan 2.312 bus mengangkut 70.193 penumpang arus balik.

Sampai kemarin Terminal Induk Giri Adipura Wonogiri belum ramai dipadati kedatangan para pemudik. Beberapa pemudik yang datang mengatakan, tiket dari Jakarta harganya berlipat. Tarif bus AC yang pada hari biasa hanya Rp 95.000, kini Rp 170.000/penumpang. Bus ekonomi yang biasanya Rp 40.000, kini menjadi Rp 70.000-Rp 80.000/penumpang.

Kapolres Wonogiri AKBP Drs Subandi mengatakan, semakin dekat dengan Lebaran, jalan di Wonogiri mulai ramai dipadati mobil berpelat nomor dari luar daerah Wonogiri.

''Itu artinya, banyak pemudik yang berdatangan dengan membawa mobil pribadi atau menggunakan jasa mobil sewaan yang dicarter untuk mudik,'' katanya.

Karena kepadatan arus lalu lintas makin meningkat dan mulai turun hujan, semua pemakai jalan diserukan untuk berhati-hati.(P27-14c)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA