logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 22 November 2003 Berita Utama  
Line

Di Kantor Polisi Jacko Tegang

SANTA BARBARA - Michael Jackson (45), yang mencapai puncak karier sangat tinggi sebagai bintang musik pop, Jumat kemarin menghadapi kemungkinan jatuh dengan menyesakkan dada.

Itu semua gara-gara dia bakal didakwa melakukan pelecehan seksual terhadap seorang anak di bawah umur. Dia kemarin menyerahkan diri ke Kantor Sheriff (polisi) Santa Barbara, Negara Bagian California.

Namun Jacko, begitu dia biasa dipanggil, menyatakan tuduhan atas dirinya merupakan kebohongan yang menyakitkan hati. Dia yakin akan bebas dari dakwaan tersebut.

Dia terbang dari Las Vegas ke Santa Barbara, Kamis malam waktu setempat (Jumat siang WIB) untuk menyerahkan diri kepada polisi dan memberikan uang jaminan tiga juta dolar (sekitar Rp 25 miliar) agar tidak ditahan.

Dia kemudian kembali lagi ke Vegas. "Kebohongan seperti itu akan lari cepat, sedangkan kebenaran bagaikan lari maraton," kilah Jacko, dalam pernyataan tertulis yang disiarkan oleh juru bicaranya. "Kebenaran akan memenangi lomba maraton di pengadilan ini."

Drama dimulai Rabu lalu, ketika lebih dari 60 polisi menggerebek ranch miliknya di Lembah Neverland untuk mencari bukti. Penggerebekan itu menarik perhatian orang di banyak negara.

Gambar-gambar salah satu bintang pop terbaik dunia itu pun kembali diproduksi. Pas fotonya di kantor Kepolisian Santa Barbara, yang dapat dilihat di jaringan internet, memperlihatkan penyanyi itu memakai gincu, menebalkan alis mata, dan pipinya tampak cekung. Dia tampak tegang dan kurus, dengan rambut panjang yang nyaris menutupi salah satu matanya.

Didakwa 9 Januari

Kamera terus menyorot Jacko ketika dia kembali ke Las Vegas untuk meneruskan pembuatan klip video album terbarunya. Di sana, orang-orang sudah memenuhi jalan untuk menyambut mobilnya melewati kota tersebut.

Di beberapa lampu pengatur lalu lintas, tangan Jackson menjulur keluar untuk menyalami para penggemar.

Meski penangkapannya dilakukan setelah investigasi panjang oleh pihak berwenang Santa Barbara County, dakwaan resmi belum dikenakan terhadapnya. Dan seorang juru bicara polisi mengatakan, dakwaan mungkin dikeluarkan beberapa hari sebelum dia diajukan ke pengadilan.

Sang raja musik pop itu diduga bakal tampil di pengadilan mulai 9 Januari tahun depan, kata seorang juru bicara kepolisian. "Saudara Jackson sudah dicatat dan sudah pula dibebaskan," kata Chris Pappas, jubir Kantor Sheriff Santa Barbara.

Polisi juga menetapkan 9 Januari sebagai tanggal untuk menyampaikan dakwaan secara resmi. Di penjara Kantor Sheriff Santa Barbara, Jacko hanya difoto, diambil sidik jarinya, dan diperintahkan menyerahkan paspornya.

Berbusana jas warna gelap, dengan celana dana kemeja putih, dia memberi tanda "V" ke arah para penggemarnya. Para penggemarnya itu terus meneriakan namanya, bahkan sampai penyanyi berusia 45 tahun itu meninggalkan kantor sheriff lewat pintu belakang.

Tuduhan Berlapis

Dia dicari-cari polisi dalam dua hari terakhir, sebelum kemudian bersedia muncul dan berhadapan dengan aparat penegak hukum. Dia ditahan dengan tuduhan berlapis "melakukan pelecehan terhadap seorang bocah laki-laki di bawah usia 14 tahun".

Begitu mendarat di Bandara Santa Barbara dari Las Vegas, pesawat yang dinaikinya diparkir dekat sebuah hangar yang menutupi bagian hidung pesawat, sehingga para wartawan tidak bisa melihat siapa yang turun dari pesawat itu.

Brian Oxman, salah seorang pengacara Jacko, membenarkan laporan-laporan yang menyebutkan aksi penggerebekan polisi dipicu oleh sangkaan pelecehan seksual baru yang dilakukan sang super star.

"Ada tuduhan dari seorang anak berusia 12 tahun, yang mengatakan dia telah mengalami pelecehan seksual. Polisi mencari informasi yang relevan dengan tuduhan itu," kata Oxman, dua hari lalu.

Kasus terakhir ini mencuat, sembilan bulan setelah para jaksa menyidik pengakuan Jacko yang "luar biasa" kepada sebuah stasion TV Inggris, bahwa dia tidur seranjang di kamar tidurnya dengan seorang bocah 12 tahun di Neverland.

Pada waktu itu, tuduhan pelanggaran hukum cepat dikesampingkan dan Jacko menyangkal melakukan hal tidak senonoh dengan anak laki-laki tersebut. Jackson, yang dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap seorang bocah laki-laki pada 1993, mengatakan anak itu teman baiknya.

Kasus 10 tahun lalu itu diselesaikan lewat jalan damai di luar pengadilan. Si bocah diperkirakan menerima kompensasi 25 juta dolar AS (sekitar Rp 200 miliar) dari Jacko. Namun angka yang sesungguhnya tak pernah terungkap. (rtr-ben-30)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA