logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 22 November 2003 Berita Utama  
Line

Pemudik "Menyemut" di Pulogadung

JENDELA WC : Seorang pria muda berjuang keras mendapatkan tempat di kereta kelas ekonomi yang akan membawanya mudik ke kampung halaman di sebuah kota di Jawa Tengah. Seorang rekannya berusaha mendorong dari bawah agar pria itu bisa memasuki jendela WC kereta. Bersama ribuan warga lainnya pria ini berangkat mudik dari Stasiun Senen, Jakarta kemarin. (43)

JAKARTA- Sesuai dengan perkiraan, arus penumpang betul-betul menggeliat di Terminal Pulogadung, sepanjang Jumat (21/11). Para pemudik sejak pagi hingga sore pukul 16.00 terus berbondong-bondong ke terminal bus antarkota terbesar di Jakarta tersebut.

Berdasarkan pengamatan kemarin siang, konsentrasi penumpang terjadi di beberapa PO bus tujuan Sumatera. Sementara itu PO bus tujuan Jawa terlihat tidak terlalu padat. Membanjirnya penumpang di Terminal Pulogadung tersebut diperkirakan seiring dengan masuknya libur Lebaran, sehingga banyak kantor, pabrik, dan sekolah di Jakarta mulai meliburkan karyawan, buruh, atau murid-murid kemarin atau Sabtu (22/11) ini.

"Tampaknya puncak arus mudik akan terjadi hari ini (Jumat-Red) dan besok (Sabtu-Red)," ungkap Kepala Terminal Pulogadung Pardjiman.

Berdasarkan data di Terminal Pulogadung, jumlah penumpang yang berangkat dari terminal tersebut, dalam tiga hari terakhir terus meningkat. Pada H-7 (Selasa, 18/11), jumlah penumpang yang berangkat tercatat 9.378 orang dengan menggunakan 394 bus.

Untuk H-6 (Rabu, 19/11), jumlah penumpang yang naik dari terminal itu tercatat 14.594 orang dengan menggunakan 411 bus. Sementara itu H-5 (Kamis, 20/11) meningkat menjadi 22.374 orang dengan 527 bus. Setiap hari puncak keberangkatan penumpang dari Terminal Pulogadung terjadi pada pukul 20.00 ke atas. Pada Lebaran tahun lalu, puncak arus mudik terjadi pada H-5. Jumlah penumpang yang berangkat pada hari itu 29.965 orang dengan menggunakan 616 bus.

Sementara itu, berdasarkan data Posko Kesehatan DKI Jakarta di Terminal Pulogadung, jumlah penumpang bus yang mendapat perawatan pada H-7 dan H-6 adalah 75 orang. Mereka yang dirawat kebanyakan mengeluh pusing dan muntah-muntah.

Pemudik Jateng

Berbeda dari situasi di Terminal Pulogadung yang banyak dibanjiri pemudik dengan tujuan jurusan Sumatera, Terminal Lebakbulus Jakarta Selatan justru lebih banyak dibanjiri pemudik asal Jawa Tengah. Informasi itu diterima Suara Merdeka dari salah seorang petugas di posko, Wahidin (43), sejak 19 November hingga kemarin sudah tercatat 8.780 penumpang yang diberangkatkan ke beberapa daerah di Jawa Tengah, antara lain Solo, Wonogiri, Yogyakarta, Purwokerto, Semarang, dan Jepara.

"Jumlah ini jauh lebih besar dari jumlah pemudik dengan tujuan Jawa Barat, Jawa Timur, dan luar Jawa yang berangkat dari terminal ini," ujar Wahidin.

Seorang pemudik asal Solo, Sutinah, mengatakan, dirinya memilih Lebakbulus karena selain lebih dekat dengan tempat tinggalnya di Slipi, juga merasa lebih tenang. Di Lebakbulus, dia bisa langsung mendapatkan tiket tanpa memesan terlebih dulu. Wanita berusia 42 tahun itu menuturkan, bisa naik dengan aman sampai ke daerah tujuan.

Pernyataan Sutinah itu didukung Kepala Terminal Sarbini yang menyebutkan, penumpang-penumpang yang mudik melalui Lebakbulus umumnya yang tinggal di wilayah Jakarta Selatan. Pada 18 November lalu, terminal tersebut telah memberangkatkan 7.453 penumpang dengan 194 bus. Dan pada Rabu (19/11), 8.411 penumpang dengan 233 bus.(bn-69j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA