logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 22 November 2003 Berita Utama  
Line

Indonesia Penting tapi Kurang Dihargai

Oleh: Richard Lugar

INDONESIA dan Amerika sudah berkawan lama. Mereka sekarang tentu sudah menjadi mitra yang lebih kuat, bekerja bersama untuk memupuk demokrasi, stabilitas, kebebasan agama, dan penghormatan pada hak asasi manusia di seluruh Asia Tenggara.

Sebagai seorang Senator Amerika Serikat dan Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri Senat, saya percaya bahwa negara saya harus lebih banyak berhubungan dengan Indonesia dalam semua bidang - ekonomi, politik, dan kebudayaan.

Baru-baru ini kepada para kolega saya, saya katakan bahwa saya percaya pentingnya Indonesia bagi Asia dan bagi dunia sering kurang dihargai. Indonesia adalah sebuah negara penting dan Amerika Serikat ingin berdiri bersama Indonesia saat negara itu meneruskan transisi ke demokrasi.

Perjalanan menuju ke demokrasi penuh sudah ditempuh oleh negara saya lebih dari 200 tahun lamanya. Meskipun demikian, kami masih saja menghadapi tantangan dan isu-isu yang sulit.

Seperti Indonesia, kami adalah suatu masyarakat yang taat beragama, yang menghargai perbedaan antara lembaga politik dan lembaga keagamaan, dan sangat menjunjung tinggi toleransi agama. Rakyat kami, seperti halnya rakyat Indonesia, menganut berbagai agama dan berasal dari berbagai latar belakang suku. Negeri kami juga membentang luas dan mencakup berbagai kepentingan geografis dan regional.

Tentu saja bangsa Indonesia harus menentukan sendiri solusi-solusi yang cocok bagi Indonesia. Apa yang bisa dilakukan Amerika Serikat adalah menawarkan bantuan dan menawarkan pelajaran yang sudah kami peroleh sewaktu demokrasi kami berkembang.

Belum lama ini, sebuah kelompok bernama National Commission on US-Indonesian Relations menerbitkan sebuah laporan yang akan menjadi poin rujukan penting bagi rekan-rekan saya di Kongres AS. Laporan itu ditulis dengan kerja sama US-Indonesia Society, National Bureau of Asian Research, dan Asia-Pacific Research Center di Universitas Stanford.

Laporan itu mengisyaratkan sejumlah bidang di mana Amerika Serikat dapat membantu Indonesia dalam pembangunannya: pendidikan, demokratisasi, pertumbuhan ekonomi, dan keamanan. Komisi juga merekomendasikan agar Amerika Serikat dan negara lain menyumbangkan lebih banyak dana bagi program di bidang-bidang itu.

Secara khusus, saya percaya bahwa pendidikan penting sekali. Demokrasi hanya bisa berjalan dengan baik manakala warga negaranya cukup terpelajar untuk mendapatkan informasi sendiri mengenai kebijakan pemerintah, dan pendidikan adalah jalan yang paling pasti ke pekerjaan yang lebih baik dan perekonomian yang lebih kuat.

Demokrasi, pembangunan, dan pertumbuhan menjadi kepentingan bersama antara Indonesia dan Amerika Serikat. Pada tahun 2002, ekspor Indonesia ke Amerika Serikat bernilai 9,6 miliar dolar AS, sedangkan ekspor barang Amerika Serikat ke Indonesia bernilai 2,6 miliar dolar AS. Perdagangan ini, dan investasi asing di Indonesia, dapat tumbuh dengan cepat, jika prasarana bisnis dan hukumnya meningkat.

Saya bangga bahwa lima persen dari seluruh mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat belajar di negara bagian saya, Indiana. Harus ada lebih banyak lagi mahasiswa Indonesia yang datang untuk belajar di negara kami - tapi penting juga mahasiswa Amerika untuk belajar di Indonesia. Banyak yang bisa dipelajari di antara kedua negara kita.

Transparansi

Satu lagi unsur demokrasi, yang bagi kami bersifat mendasar, adalah transparansi. Sistem kami mendorong keterbukaan dalam kegiatan dan penyelenggaraan badan-badan pemerintah, termasuk kalangan militer dan penegak hukum. Media yang bebas dan bersemangat, yang secara aktif melaporkan rincian kegiatan pemerintah di semua tingkat, sudah sangat bermanfaat bagi bangsa Amerika dan teman-teman kami di seluruh dunia.

Di Indonesia saya percaya bahwa tingkat keterbukaan yang lebih tinggi juga akan memberi manfaat kepada warga negara di kedua negara kita. Misalnya, warga negara Indonesia dan Amerika akan memperoleh manfaat dengan mengetahui rincian hasil penyelidikan yang terbuka dan sungguh-sungguh kuat tentang pembunuhan seorang warga Indonesia dan dua warga Amerika (serta terlukanya delapan orang lainnya) tahun lalu di dekat Timika, Papua.

Sebagaimana halnya Indonesia bisa memperoleh manfaat dari pelajaran yang sudah diperoleh Amerika di bidang keterbukaan, pers yang bebas, penegakan hukum, dan landasan dasar demokrasi yang lain, Amerika pun bisa belajar dari Indonesia.

Kami ingin mendengar ide-ide Anda perihal memajukan demokrasi dalam suatu masyarakat majemuk di mana hak-hak individu dan kewajiban individu dijaga seimbang. Kami dapat belajar dari upaya Anda untuk menghormati dan mempraktikkan kepercayaan agama yang dianut begitu mendalam, sambil negara Anda memodernisasikan diri dan struktur masyarakat tradisional berubah.

Ini akan memberi manfaat pada Amerika saat kita melakukan upaya bersama menuju sasaran bersama, yakni Indonesia yang makmur dan demokratis. Sebagaimana dikatakan oleh Duta Besar kami di Indonesia, Ralph L Boyce, baru-baru ini, "Kami berharap persahabatan ini akan semakin diperkuat sewaktu kedua negara kita bekerja bersama menuju ke tujuan bersama dalam semangat saling menghormati dan menghargai." (24)

- Richard Lugar, senator AS asal Negara Bagian Indiana. Tulisan ini dikirimkan khusus untuk Suara Merdeka.


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA