logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 22 November 2003 Berita Utama  
Line

Jalur Bumiayu Bebas Kemacetan

  • Jalan Lingkar Difungsikan

BREBES - Pasar tumpah yang selama ini dikenal sebagai biang kemacetan arus mudik di Kota Bumiayu pada Lebaran ini tidak menjadi masalah lagi. Kota Bumiayu kini benar-benar bebas dari kemacetan. Hal itu terjadi karena Pemkab Brebes, kemarin (21/11) mengambil langkah cepat dengan membuka jalur lingkar Bumiayu untuk lalu lintas kendaraan pribadi.

Jalan tersebut, kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes Ir Djoko Gunawan, baru selesai 50%. Namun, karena kebutuhan menanggulangi kemacetan rutin di seputar kota kecil di Brebes selatan itu, arus lalu lintas dari selatan (Purwokerto) dan utara (Tegal) dialihkan ke jalur lingkar. Peresmian pengoperasian jalur lingkar kemarin dilakukan Bupati Indra Kusuma disaksikan Kapolres AKBP Drs Bambang Purwanto SH dan Dandim 0713 Letkol Inf F Aritonga.

Penggunaan jalur lingkar secara simbolis ditandai dengan lewatnya mobil dinas Bupati G-1-G, disusul mobil muspida, dan para pemudik yang akan bepergian ke arah Purwokerto. Jalur lingkar sepanjang 6,5 km dari Kaligadung (utara)-Pagojengan (selatan) itu belum beraspal penuh. Kendaraan yang boleh lewat hanya mobil penumpang pribadi. Mobil umum termasuk truk lewat seperti biasa ke perkotaan.

Pada uji coba penggunaan jalur lingkar kemarin banyak pemudik ragu-ragu melintas jalan tersebut. Melihat hal itu, petugas Satlantas Brebes dan Polsek gabungan Brebes selatan memberikan petunjuk kepada pengendara.

"Silakan belok kiri lewat jalur lingkar daripada Anda terjebak macet," kata polisi.

Pupi, penyiar Radio Indah FM yang berada di pos polisi Kaligadung juga berkali-kali melalui pengeras suara memberi petunjuk kepada pemakai jalan.

"Selamat datang di Kota Bumiayu. Silakan Anda belok kiri masuk jalur lingkar baru. Anda akan terbebas dari kemacetan. Selamat melanjutkan perjalanan.

Hati-hati di jalan," kata Pupi. Penyiar wanita dengan dua teman penyiar lain itu sejak pagi membantu polisi memberi aba-aba kepada pemakai jalan yang mudik.

Kondisi jalur lingkar Bumiayu belum 100% selesai. Di beberapa ruas, konstruksi jalan masih lembek, sehingga pengendara yang melewatinya harus hati-hati. Pengaspalan di setiap jembatan juga belum sempurna. Di atas Jembatan Kali Keruh terpaksa dipasang papan geladak karena belum dicor. Namun, Jembatan Kali Pedes sudah selesai cor dan tampak kokoh.

"Yang perlu diwaspadai adalah saat hujan. Jalan yang belum sempurna bisa makin lembek. Pengemudi harus hati-hati supaya tak terperosok," ujar Lakhar Kapolsek Bumiayu Iptu Riyanto.

Kapolres Brebes AKBP Drs Bambang Purwanto SH MSi terlihat begitu antusias mengatur arus kendaraan dari arah Tegal yang begitu padat. Sejumlah personel sengaja ditempatkan di ruas yang rawan kejahatan dan rawan kemacetan, baik di seputar Kota Bumiayu maupun di sepanjang jalur lingkar.

"Kami menempatkan 20 UPS sabhara di seputar jalur lingkar. Saya ingin pemudik pulang aman hingga tujuan," tandasnya.

Sekitar 200 meter dari pintu masuk jalur lingkar, kemarin petugas terpaksa mengusir puluhan pemuda yang memanfaatkan para pemudik berkendaraan roda empat. Mereka pura-pura menutup lubang jalan yang belum sempurna dikerjakan secara beramai-ramai. Lalu, satu orang dari mereka berdiri meminta jasa sambil menyodorkan tempat uang terbuat dari plastik.

"Tolong jangan memalukan orang Brebes. Jalan ini dibikin untuk kelancaran arus lalu lintas. Jadi, Saudara jangan memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan," ujar petugas lewat pengeras suara di mobil abu-abu tua.

Bupati Indra Kusuma seusai meresmikan jalan mengatakan, pihaknya sangat gembira karena pada Lebaran ini Bumiayu sudah tak macet lagi. "Saya berharap pemudik benar-benar memanfaatkan jalur ini sebaik-baiknya," ujarnya. (wh-74e)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA