
| Sabtu, 22 November 2003 | Semarang & Sekitarnya |
Tamu RamadanTetap Ikut Aerobik''USAI berbuka atau sahur, sesekali saya mengonsumsi makanan suplemen agar tubuh tetap fit. Kadang-kadang saya juga ikut aerobik di hotel,'' kata Ika Upaya Kurniati, Public Relations Hotel Patra Semarang, ketika ditanya di sela-sela acara buka bersama dengan anak yatim piatu di hotelnya, Kamis (20/11) petang. Ibu muda berusia 28 tahun itu memang selalu terlihat bugar. Padahal, aktivitasnya sebagai penyeranta hotel dengan relasi hampir selalu sibuk. Maka, tak ada alasan baginya untuk tampil tak segar, meskipun dia harus menjalankan ibadah puasa. Bagi kaum muslim, kata alumnus sebuah akademi sekretaris itu, Ramadan merupakan momentum paling mengesankan. ''Ini memang saat yang tepat untuk menjalankan amalan. Insya Allah,'' tambah ibu dari putri bernama Nazmi Bintang Kirana seraya menjelaskan makna nama anaknya. Maknanya, ''bintangku bintang yang bercahaya''. Pada hari-hari akhir Ramadan ini, dia tak mempersiapkan diri untuk mudik. Memang dia tak pernah mudik. ''Saya asli Semarang. Suami saya juga orang Semarang. Ya, setiap tahun saya berlebaran di kota ini.'' Seperti tahun-tahun lalu dia hanya akan berkunjung ke saudara-saudara yang ada di Kota Semarang. Tetapi tahun ini dia akan merasakan saat yang berbeda dari perayaan Lebaran tahun lalu. Mengapa? ''Lebaran kemarin masih ada ayah saya. Tahun ini akan berbeda. Ayah saya sudah tak ada lagi,'' katanya dengan suara berubah agak sedih. Selain itu, perempuan yang di kalangan koleganya dipanggil ''Bu Iik'' itu juga harus berlebaran di hotel. Banyak tugas menanti saat hari-hari kemenangan bagi orang Islam ini. ''Saya juga shalat id di hotel. Tiap tahun kami memang menyelenggarakannya di sini. Beruntung sekali kami punya areal parkir yang luas.''(Saroni Asikin-63k) |