
| Sabtu, 22 November 2003 | Semarang & Sekitarnya |
"Kasatlantas Harus Masuk Terminal"DEMAK- Kepala Badan Bimbingan dan Keamanan (Kabamikam) Mabes Polri Komjen Pol Drs Adang Dorojatun beserta rombongan kemarin memantau kesiapan Pospam Operasi Ketupat Candi 2003 di jajaran Polres Demak. Pantauan tersebut dikhususkan kesiapan petugas dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2003 di jalur Pantura. Ikut menyertai rombongan Mabes Polri itu antara lain Direktorat Lalu Lintas Mabes Polri Brigjen Drs Anang Ariyanto SH, Kepala Biro Administrasi Babinkam Brigjen Drs Nurdin Umar, dan Direktorat Polairud Brigjen Pol Drs Darsono. Kedatangan mereka di Pospam I Operasi Ketupat Candi 2003 disambut Kapolwil Semarang Kombes Drs Didik Marsiswanto, Kapolres Demak AKBP Drs Her Aris Sumarman MM, Kasatlantas Iptu Pol Iwan Saktiadi, dan beberapa perwira di jajaran Polres Demak. Di Pospam I Sayung, Adang menerima paparan dari Kapolwil Semarang, terutama mengenai titik-titik rawan kemacetan lalu lintas, kendala yang dihadapi, adanya pasar tumpah di beberapa ruas jalan, pendirian Pospam se-jajaran Polwil Semarang, jumlah personil yang dikerahkan, dan kesiapan masing-masing Polres se-Polwil Semarang dalam melaksanakan giat Operasi Ketupat Candi 2003. Adang mengingatkan, meski banyak kendala yang dihadapi para personil Operasi Ketupat Candi 2003 di lapangan, pihaknya optimis dengan tekat, motivasi dan rasa tanggung jawab yang tinggi akan mampu mengatasi kendala di lapangan. Dua Persoalan Dia meminta Kapolwil Semarang dan Kapolres Demak untuk mencermati dua persoalan mendasar, yaitu kemacetan arus lalu lintas dan ancaman kriminalitas yang sewaktu-waktu muncul di tengah arus mudik maupun arus balik Lebaran 2003. ''Khusus lalu lintas, saya sering melihat di luar Jateng, seperti arus lalu lintas dari Merak ke Jateng. Selama ini jalur itu lebih baik.'' Adang juga meminta Polwil Semarang agar lebih menggiatkan patroli bersinggungan, terutama di titik-titik rawan kepadatan arus lalu lintas. ''Saya tahu anggota capai, tapi tolong patroli bersinggungan ini lebih digiatkan. Jika anggota melihat laju bus atau truk besar yang ugal-ugalan di jalan raya harus ditegur atau ditindak,'' kata Adang. Dia menyontohkan, beberapa waktu lalu di Purwakarta, Jabar sebuah bus menabrak median jalan. Untuk mengingatkan para sopir bus dan angkutan umum agar tidak ugal-ugalan di jalan, pihaknya mengimbau Kasat di Polres atau Polwil Semarang harus bersedia masuk ke terminal-terminal. ''Coba, para Kasatlantas datangi terminal bus dan angkutan umum. Adakan dialog dengan para sopir dan ajaklah mereka untuk tertib berlalu lintas,'' kata dia. Adang juga meminta anggota piket Operasi Ketupat Candi 2003 se-Polwil Semarang agar jangan cepat emosi. (F2-83) |