logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 22 November 2003 Semarang & Sekitarnya  
Line

Pemkot Sudah Bayar Rp 3,5 M

SALATIGA - Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga ternyata telah mencairkan dana sekitar Rp 3,5 miliar untuk membayar uang muka pengadaan buku wajib kepada PT Balai Pustaka (B) Jakarta. Pencairan dana itu dilakukan Rabu (19/11).

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga Drs Bakri MSEd menyatakan pembayaran akan dilakukan setelah buku didistribusikan ke sekolah. Namun, belum satu buku pun yang dibagikan, pemkot sudah membayar uang sebanyak itu.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Salatiga Drs Bakri MSEd, pembayaran itu sebagai uang muka. Namun, Bakri tak menyebutkan berapa total dana pengadaan buku wajib tersebut. ''Itu kan proyek multi years. Seperti pemborong lainnya untuk bekerja mereka kan butuh modal,'' kata Bakri saat dikonfirmasi melalui telepon.

Bila uang muka Rp 3,5 miliar itu merupakan 20 persen dari total kontrak, diperkirakan nilai kontrak kerja sama antara Pemkot Salatiga dan PT BP Jakarta mencapai Rp 18 miliar. Bakri sebelumnya menyatakan kontrak dengan PT BP hanya senilai Rp 8 miliar. Sisanya, akan diberikan kepada penerbit swasta lainnya yang tergabung dalam Ikapi Jateng (SM, 7/11).

Namun dana pengadaan buku wajib senilai Rp 18 miliar itu nampaknya hanya akan diberikan kepada PT BP. Sebab, hingga kemarin belum satu pun penerbit di Jateng yang mengaku menerima kontrak dari Pemkot Salatiga.

Dana Rp 18 miliar tersebut akan dipergunakan untuk menerbitkan buku sebanyak 32 judul untuk pelajar SD, 40 judul untuk SLTP. Buku-buku itu merupakan buku wajib untuk mata pelajaran IPA, IPS, Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Bakri juga menyatakan bahwa dalam kerja sama tersebut, PT BP tak memberikan fee dalam bentuk uang tunai, tetapi diwujudkan dalam bentuk alat peraga. (A2-63)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA