
| Sabtu, 22 November 2003 | Semarang & Sekitarnya |
Kepergok Teman Gagal Bunuh DiriSEMARANG BARAT- Diduga stres karena lamarannya ditolak pacar, seorang lelaki berusaha mengakhiri hidupnya dengan jalan minum obat serangga, Rabu (19/11). Namun, tindakan nekat korban, Slamet (32) dapat digagalkan sejumlah temannya yang tinggal bersama di rumah kos milik Maryono (50) di Jl Gedung Batu Selatan I, Semarang Barat. Nyawa lelaki asal Nganjuk, Jawa Timur yang bekerja di PT Phapros Jl Simongan itu bisa diselamatkan. Hingga kini dia masih dirawat dalam keadaan kritis di ruang UGD RSUP Dr Kariadi. Peristiwa yang menggemparkan warga tersebut terjadi sekitar pukul 04.30. Saat itu korban dan teman-teman kosnya baru saja pulang makan sahur di sebuah warung. Sesampainya di kos, mereka bermain mobil-mobilan dengan remote control di halaman depan. Namun, korban tak ikut bergabung dengan teman-temannya dan memilih masuk ke dalam kamarnya yang terletak di lantai dua. Para penghuni kos tak curiga karena mereka mengira Slamet hendak tidur lagi. Hingga hampir satu jam, korban tak juga terlihat keluar. Beberapa rekannya yang agak curiga mengecek ke lantai atas. Mereka terperanjat mendapati Slamet tergeletak di teras depan kamarnya dengan tubuh kejang-kejang. Matanya melotot, mulutnya mengeluarkan busa putih dan muntah-muntah. Di sampingnya tergeletak sebuah alat semprot serangga yang isinya telah berkurang. Teman-teman Slamet segera membawa korban ke RS Dr Kariadi dan menghubungi polisi. Pemilik dan para penghuni kos sama sekali tak menyangka Slamet berbuat senekat itu. Mereka menduga korban pusing berat lantaran hubungan cintanya dengan seorang wanita bernama Erna, memburuk. Menurut salah seorang teman korban, beberapa waktu lalu Slamet meminang pacarnya dan diterima. Akan tetapi, beberapa hari yang lalu wanita itu berubah pikiran tanpa sebab yang jelas. Diduga hal itu yang menyebabkan Slamet stres berat hingga mencoba bunuh diri. (G3-73) |