
| Sabtu, 22 November 2003 | Ekonomi |
Lebaran Nasabah Bisa Setor melalui ATMSOLO - Mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kebutuhan dana tunai saat Lebaran dan tidak beroperasinya kantor layanan dalam waktu sepekan, sejumlah bank di Solo menjamin ketersediaan dana dalam Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang mereka miliki. "Masyarakat tidak perlu khawatir saat kantor layanan tidak buka dalam rangka Idul Fitri karena kami menjamin ketersediaan dana di ATM bisa mencukupi kebutuhan masyarakat. Kemungkinan ATM kosong tidak akan terjadi tahun ini," ujar staf ATM BCA Solo Setyarso Budi tanpa menyebut angka pasti ketersediaan dana tersebut. Dia mengemukakan, berdasar pengalaman lebaran tahun lalu, nasabah bank yang menarik dana lewat ATM justru ramai pada H-7 dan H+7. Pada hari Lebaran, malah relatif sepi penarikan. Meski demikian, pihaknya tetap melakukan ancang-ancang dengan menyiapkan sejumlah uang tunai di 39 ATM BCA yang berada di Solo. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan teknisi dan piket personel ATM jika sewaktu-waktu terjadi kerusakan pada mesin-mesin tersebut. Hal itu dilakukan setelah adanya surat edaran dari BCA pusat untuk memperhatikan dan memantau ATM. Hal senada juga dikemukakan Branch Manajer Bank Mandiri Solo A Soedjio Pranoto dan Asisten Operasional ATM Regional Center BNI Solo Bagus Pribadi. Keduanya menyatakan, ATM mereka siap menyediakan uang tunai bagi nasabah yang sewaktu-waktu menggunakan mesin tersebut selama kantor pelayanan tidak buka. Soedjito memaparkan, seluruh ATM tidak akan ada masalah dan diharapkan tidak terjadi kekosongan di 21 ATM miliknya yang berada di Solo. "Kami juga menugaskan beberapa personel untuk piket di bagian ATM dengan tugas memantau mesin-mesin ATM kami," imbuh dia. Pemantauan Dia memperkirakan, penarikan uang tunai melalui ATM Bank Mandiri ramai pada H-7 dan H+7. Yang memanfaatkan mesin ATM saat Lebaran pun bukan warga Solo saja. Kebanyakan yang mengambil uang justru berasal dari luar Solo yang sedang mudik. Sedikit berbeda, Bagus mengungkapkan, nasabah yang mengambil melalui ATM paling banyak saat H-4 sampai H-1 dan setelah itu justru berkurang atau kembali normal seperti biasa. Pihaknya juga akan melakukan pemantauan tiap jam di setiap ATM yang ada. Kepala Bank Indonesia Solo Adistopo JS menuturkan, menjelang Lebaran ini, perputaran uang dari Bank Indonesia pada bank-bank swasta mengalami peningkatan. Permintaan tambahan dana dari bank-bank swasta menjelang Lebaran mengalami peningkatan. Tetapi pada beberapa hari pasca-Lebaran, dana tersebut sudah kembali pada BI. Bahkan dengan jumlah yang lebih besar dibanding dengan dana yang keluar dari BI menjelang Lebaran. "Solo memiliki karakteristik yang berbeda dengan beberapa daerah lain. Fenomena ini pula yang mengukuhkan Solo sebagai kota perdagangan," kata dia. Sementara itu, nasabah Bank Niaga di wilayah Jateng - DIY tak perlu khawatir dengan libur panjang Lebaran kali ini. Mereka masih tetap bisa melakukan transaksi, pengambilan, ataupun penyetoran uang melalui ATM yang tersebar di berbagai kota. "Bahkan mereka yang ingin menyetorkan uang bisa dilayani melalui ATM di tujuh tempat di Jateng dan DIY," ujar Assistant Vice President Bank Niaga S Adi Wikarto kepada wartawan di kantornya, Jl Jenderal Sudirman Yogyakarta, kemarin. Penyetoran uang melalui ATM sebenarnya sudah bisa dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Namun belum banyak nasabah yang memanfaatkannya karena belum tahu. Karena itu Adi meminta, nasabah tak perlu khawatir menyetorkan uang melalui ATM. Satu-satunya bank yang bisa melayani penyetoran uang melalui ATM adalah Bank Niaga. (G18, D19-82n) |