
| Sabtu, 22 November 2003 | Jawa Tengah - Banyumas |
Empat Copet DitangkapPURWOKERTO - Tim anti bandit Polres Banyumas menangkap empat orang copet yang beroperasi saat arus mudik Lebaran. ''Copet itu kami tangkap ketika beroperasi di dalam bus,'' kata Kasat Reskrim Iptu Arif Fajarrudin, kemarin. Dia menjelaskan, copet yang ditangkap, Paijo (25), Bugel (26), Dewod (30) dan Barjan (29). Mereka semuanya warga Purwokerto, dan selama ini dikenal sebagai copet yang beroperasi di jalur Purwokerto-Sokaraja. Menurut Arif, mereka kini meringkuk di tahanan Polres Banyumas, dan akan dikirim ke pengadilan setelah Lebaran. Polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk puluhan dompet tanpa identitas. Dompet yang disita dari para copet itu diduga milik korban pencopetan yang tidak sempat melapor ke pos polisi. Menjelang Lebaran, banyak copet beroperasi di terminal bus Purwokerto. ''Dompet itu sudah tidak ada isinya,'' ujarnya. Menjelang Lebaran copet beraksi di dalam bus antarkota, dan antarkabupaten. Copet ditengarai mangkal di pertigaan Sokaraja, pasar Banyumas, terminal Ajibarang, pertigaan Kalibogor dan perempatan Tanjung, dan di dalam terminal bus Purwokerto. ''Di stasiun kereta api juga banyak copet,'' kata polisi. Jumlah copet yang beroperasi saat ini mencapai 50 orang lebih. Polisi sudah mengetahui identitasnya, tapi tidak mudah menangkap mereka. Menangkap orang yang dicurigai sebagai copet tidak mudah, karena penangkapan harus disertai barang bukti. Pos polisi di terminal bus rata-rata setiap hari menerima tiga laporan kehilangan barang dan dompet. Seorang mahasiswi, kemarin, melapor kehilangan telepon genggam yang disimpan dalam tas. Dia juga kehilangan uang. Operasi terhadap copet akan terus dilakukan di sejumlah tempat wisata saat Lebaran, dan arus balik. Copet biasanya membuntuti calon korbannya saat akan naik bus, dan naik kereta api. (in-20) |