
| Sabtu, 22 November 2003 | Jawa Tengah - Pantura |
Pemudik Pingsan di Terminal
TEGAL - Sunarti (33), seorang pemudik, sekitar pukul 08.40 kemarin, ditemukan pingsan di Terminal Kota Tegal. Belum jelas faktor penyebabnya, apakah warga Desa Pamengger, Kecamatan Jatibarang (Brebes) itu menjadi korban pembiusan di atas bus atau memang sedang sakit. Menurut informasi yang dihimpun, saat turun dari sebuah bus jurusan Jakarta - Semarang di terminal, tubuh korban langsung jatuh tak sadarkan diri. Melihat kejadian itu, orang-orang di sekitar terminal gempar. Mereka menduga Sunarti menjadi korban pembiusan di atas bus. ''Dari atas bus dia itu sudah dipapah temannya. Mungkin kena bius,'' kata saksi mata. Beberapa saat kemudian petugas medis yang bersiaga di pos pengamanan Lebaran terminal langsung melarikan Sunarti ke RSI Harapan Anda. Kapolresta AKBP Drs Darwin Butar Butar ketika dimintai konfirmasi menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter RSI Harapan Anda, tidak ditemukan adanya indikasi pembiusan terhadap Sunarti. ''Memang ada seorang pemudik yang pingsan di terminal, namun setelah diperiksa dokter, orang tersebut sudah mengidap penyakit cukup lama. Kadar gulanya tinggi mencapai 400, padahal semestinya dalam kondisi normal di bawah 200,'' katanya. Kapolres memastikan, korban yang pingsan tersebut bukan karena pembiusan atau tindak kejahatan lain. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diketahui tidak sadarkan diri sejak masih di atas bus ketika perjalanan menuju Tegal. Barang bawaannya juga masih utuh. ''Hingga kini kita belum menemukan tindak kejahatan, baik berupa pembiusan maupun perbuatan yang meresahkan pemudik dan masyarakat,'' katanya. Hingga kemarin, Sunarti masih dirawat di ruang gawat darurat RSI Harapan Anda. Menurut petugas RS, korban masih belum sadarkan diri. Alternatif Dilalui Sementara itu, kondisi arus mudik pada H-4 di jalur pantura mengalami peningkatan. Jika hari sebelumnya peningkatan arus lalu lintas mencapai 50%, kemarin hampir 85% atau 450 kendaraan/menit. Ada dua titik arus mudik mulai merambat, antara lain di Pos Maya dan Jl Kol Sugiono, di depan Rita Mall. Kasatlantas AKP Juliana BR Bangun mengatakan, pihaknya menerapkan sistem 2:1 jika arus mulai memadati badan jalan. Artinya, dua arus dari arah barat (Jakarta) dan satu arus dari timur. ''Langkah terakhir jika mengalami puncak kepadatan, arus mudik mulai dipecah. Mobil pribadi disarankan mulai melewati jalur alternatif yang telah disiapkan melalui rambu-rambu,'' jelasnya. Sejauh pantauanSuara Merdeka, kendaraan-kendaraan pribadi sudah mulai memasuki jalur alternatif yang telah diberi rambu-rambu oleh petugas. (G12-74i) |